Bulukumba, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, mengambil langkah taktis yang patut dicontoh dalam mengelola roda pemerintahan. Pada Jumat (5/6/2026), mereka menggelar musyawarah terpadu di Gedung Sorga Desa Bulo-Bulo yang membahas tiga agenda besar sekaligus. Di tengah kompleksitas masalah desa, langkah integrasi ini menjadi strategi cerdas untuk memastikan pembangunan berjalan efisien tanpa membuang banyak waktu dan energi.
Tiga agenda strategis yang dibahas meliputi persiapan Lomba Kebersihan Tingkat Kabupaten Bulukumba, pelaksanaan Rembuk Stunting, serta pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027. Secara geografis, Bulo-Bulo merupakan wilayah yang kini berupaya meningkatkan standar kualitas hidup warganya. Perangkat Desa Bulo-Bulo, Andi Munir Suardi, menegaskan bahwa menggabungkan ketiga agenda ini adalah bentuk efisiensi birokrasi. Dengan mempertemukan semua stakeholders—mulai dari tokoh masyarakat, kader kesehatan, hingga unsur keamanan—perencanaan pembangunan dapat dirumuskan lebih matang.
Dalam aspek kesehatan, Rembuk Stunting menjadi prioritas. Sinergi dengan jajaran Puskesmas Salassae dan Pustu Bulo-Bulo dilakukan untuk memastikan data intervensi gizi tepat sasaran. Di sisi lain, persiapan Lomba Kebersihan bukan sekadar soal estetika, melainkan upaya desa mengampanyekan pola hidup bersih yang berkelanjutan. Semua poin ini kemudian ditarik ke dalam pembentukan Tim Penyusun RKP Desa 2027, sehingga aspirasi masyarakat bisa terjaring lebih awal.
Keputusan mengintegrasikan ketiga agenda ini membuktikan bahwa Pemerintah Desa Bulo-Bulo memiliki visi jangka panjang yang terukur. Dengan melibatkan seluruh instrumen desa—dari BPD, PKK, hingga ketua RT/RW—target untuk menyusun draf pembangunan yang akuntabel bukan lagi angan. Langkah ini menunjukkan bahwa kemajuan desa tidak melulu tentang anggaran besar, melainkan bagaimana mengelola sumber daya dan kolaborasi warga menjadi kekuatan yang nyata. Bagi warga Bulo-Bulo, masa depan desa yang maju kini tampak lebih terencana, teratur, dan tentunya lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.