Banyuasin, Sumatera Selatan [DESA MERDEKA] – Paradigma organisasi kemasyarakatan yang kaku dan eksklusif kini mulai ditinggalkan. Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V yang digelar di Auditorium Pemkab Banyuasin, Kamis (10/08/2023), Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Banyuasin menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi organisasi yang lebih bermanfaat dan inklusif bagi masyarakat luas.
Dalam forum tertinggi tingkat kabupaten tersebut, Mashuri, S.H., yang akrab disapa Dimas, terpilih secara aklamasi untuk menakhodai MPC PP Banyuasin periode 2023–2027. Terpilihnya sosok aktivis muda ini membawa angin segar bagi arah gerak organisasi di Bumi Sedulang Setudung.
Transformasi dari OKP ke Ormas yang Inklusif
Sudut pandang menarik muncul dari Joni Karbot, S.Th.I., Ketua PAC Betung sekaligus penggiat media. Ia menegaskan bahwa Pemuda Pancasila kini bukan lagi sekadar Organisasi Kepemudaan (OKP), melainkan sepenuhnya telah menjadi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Konsekuensinya, pendekatan yang diambil harus jauh lebih humanis.
“Di Pemuda Pancasila tidak ada orang hebat, yang ada hanyalah tim yang hebat. Ke depan, PP di Banyuasin harus lebih bermanfaat untuk masyarakat dan tampil lebih humanis,” tegas Joni.
Pernyataan ini menjadi pembeda signifikan, memosisikan PP bukan sebagai kelompok yang disegani karena kekuatannya, melainkan dicintai karena kontribusi sosialnya.
Visi “Satu Arah” dan Ekspansi Kader
Sebagai nakhoda baru, Mashuri langsung tancap gas. Langkah pertamanya bukan sekadar seremonial, melainkan konsolidasi internal untuk menyatukan visi dan misi seluruh kader agar bergerak dalam satu komando yang produktif.
“Hal terpenting bagi saya adalah menyatukan visi agar kami satu arah. Itu pondasi yang saya tanamkan kepada seluruh kader di Banyuasin,” ujar Mashuri saat diwawancarai.
Selain pembenahan internal, Mashuri membuka pintu lebar-lebar bagi seluruh elemen masyarakat Banyuasin untuk bergabung. Ia menargetkan peningkatan jumlah kader melalui kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) secara masif, sebagai bukti bahwa organisasi ini milik rakyat, bukan segelintir kelompok saja.
Sinergi Strategis dengan Pemerintah
Ketua MPC periode sebelumnya, Aziz Azwar, menitipkan harapan agar kepemimpinan baru dapat merangkul PAC hingga tingkat ranting lebih erat lagi. Ia juga menekankan pentingnya posisi PP sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Sinergi ini diharapkan menciptakan hubungan simbiosis mutualisme, di mana Pemuda Pancasila menjadi pengawal pembangunan daerah sekaligus jembatan aspirasi masyarakat. Muscab V ini turut dihadiri oleh Ketua MPW Sumsel, H. Fauzi Amro, M.Si., beserta jajaran pengurus provinsi lainnya, yang menandakan dukungan penuh bagi regenerasi kepemimpinan di Banyuasin.

Joni Karbot, S.Th.I

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.