Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

SOSBUD · 10 Des 2025 07:55 WIB ·

BKOW Sumbar Salurkan Bantuan Korban Longsor di Jorong Arikia-Agam


					BKOW Sumbar Salurkan Bantuan Korban Longsor di Jorong Arikia-Agam Perbesar

BKOW Sumbar Turun Langsung Salurkan Bantuan, Tinjau 16 Rumah Terdampak Longsor di Agam

Agam, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan kepeduliannya dengan meninjau langsung dan menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana tanah longsor di Jorong Arikia, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua BKOW Sumbar, Ny. Dianita Maulin Vasko, ini dilaksanakan pada Selasa (9/12/2025), sebagai upaya meringankan beban masyarakat pascabencana.

Dalam kunjungan tersebut, Dianita Maulin Vasko didampingi oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Agam, Ny. Maya Muhammad Iqbal, serta Wali Nagari Dalko, Azino Parman.

Ketua BKOW Sumbar menyatakan bahwa tujuan utama rombongan adalah untuk melihat secara langsung kondisi terkini masyarakat di lokasi bencana, sekaligus menyerahkan bantuan darurat.

“Kami dari BKOW provinsi datang meninjau dan menyerahkan sedikit bantuan untuk saudara kita yang terdampak di sini. Alhamdulillah, tadi kami melihat mereka semua sehat dan bersemangat,” ujar Dianita, memberikan semangat kepada para korban.

Bantuan yang disalurkan BKOW Sumbar difokuskan pada kebutuhan mendesak, mencakup pakaian pria, susu, dan popok bayi. Ia berharap sumbangan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan dasar sehari-hari masyarakat yang baru saja kehilangan harta benda.

Lima Rumah Hilang, Nagari Dalko Harap Relokasi
Wali Nagari Dalko, Azino Parman, menyampaikan data dampak bencana yang menunjukkan parahnya kerusakan. Bencana tanah longsor tersebut menyebabkan 16 rumah warganya terdampak, dengan rincian 7 rumah rusak ringan, 4 rusak berat, dan 5 rumah hilang terseret longsor.

Secara keseluruhan, jumlah warga yang terdampak mencapai 25 jiwa, dan yang paling memilukan, 4 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia akibat bencana ini.

Mengingat parahnya dampak yang ditimbulkan dan potensi ancaman berulang, Wali Nagari Azino Parman menyampaikan harapan kepada pemerintah terkait.

“Mengingat parahnya dampak yang ditimbulkan, kami dari Pemerintah Nagari berharap dapat diupayakan hunian sementara atau relokasi ke tempat yang lebih aman bagi masyarakat yang rumahnya terdampak,” katanya, menekankan pentingnya solusi jangka panjang untuk keselamatan warga.

Azino Parman juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas kunjungan langsung dan bantuan yang diberikan oleh Ketua BKOW Sumbar. “Semoga ini menjadi amal ibadah dan dapat mengobati duka warga kami,” tambahnya.

Dianita Maulin Vasko juga menyampaikan doa agar seluruh warga yang terdampak diberikan ketabahan dan bisa segera kembali menjalani kehidupannya secara normal. Kunjungan di Jorong Arikia ini merupakan titik ketiga penyaluran bantuan pascabencana yang seluruhnya dilakukan BKOW Sumbar di wilayah Kabupaten Agam.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tani Merdeka Salatiga Ubah Pola Pikir Bantuan Jadi Kemandirian

4 Mei 2026 - 09:28 WIB

Demokrasi Berkualitas Mulai dari Kesadaran Politik Warga Desa

2 Mei 2026 - 17:25 WIB

Jalan Pintas Talenta Desa Bekasi Menuju Piala Presiden

2 Mei 2026 - 11:44 WIB

Jurus Pebayuran Melawan Modernisasi: Pencak Silat Jadi Benteng Pemuda

2 Mei 2026 - 10:33 WIB

Narkoba dan Stunting di Sumbar Mengkhawatirkan, Isu LGBT Masih Jadi Perdebatan

30 April 2026 - 22:51 WIB

Modal Sosial Menguat dalam Tradisi Pelepasan Haji Pangkalpinang

30 April 2026 - 19:38 WIB

Trending di SOSBUD