Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

DESA · 9 Jan 2025 15:52 WIB ·

Bhabinkamtibmas Lingga Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Hidroponik


					<em>Program hidroponik Bhabinkamtibmas Desa Jagoh. (Foto: RRI)</em> Perbesar

Program hidroponik Bhabinkamtibmas Desa Jagoh. (Foto: RRI)

Lingga, Kepulauan Riau [DESA MERDEKA] Biasanya, sosok polisi identik dengan patroli keamanan atau penegakan hukum. Namun, di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Brigadir Dedi Marzuki justru lebih sering terlihat bergelut dengan pipa paralon dan nutrisi tanaman. Sosok Bhabinkamtibmas ini menjadi motor penggerak warga dalam mengubah wajah desa melalui pertanian hidroponik.

Langkah progresif ini bukan sekadar hobi. Ini adalah strategi “ketahanan pangan berbasis komunitas” yang didukung penuh oleh Polres Lingga. Pada Rabu (8/1/2025), Brigadir Dedi turun langsung mendampingi warga untuk merawat dan memindahkan bibit sawi pakcoy ke instalasi hidroponik. Kegiatan ini merupakan aksi nyata pascapelatihan intensif guna mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa.

Keamanan Bermula dari Perut yang Kenyang
Sudut pandang kepolisian dalam program ini cukup menarik. Kapolres Lingga, AKBP Apri Fajar Hermanto, melalui Kapolsek Singkep Barat, IPTU Henry Gunawan, menilai bahwa desa yang mandiri secara pangan akan lebih stabil secara sosial dan ekonomi.

“Jika kebutuhan pangan warga terpenuhi secara mandiri, kesejahteraan akan meningkat. Hasil panen yang stabil bukan hanya untuk konsumsi pribadi, tapi juga menjadi sumber pendapatan tambahan,” jelas IPTU Henry. Secara tidak langsung, kesejahteraan ekonomi yang baik adalah fondasi utama dari keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Pertanian Masa Depan Tanpa Pestisida
Dipilihnya metode hidroponik di Desa Jagoh bukan tanpa alasan. Brigadir Dedi Marzuki menekankan sisi ramah lingkungan sebagai nilai tambah. Selain hemat air, metode ini sepenuhnya bebas pestisida sehingga menghasilkan sayuran yang jauh lebih sehat dibandingkan metode konvensional.

“Saya ingin Desa Jagoh menjadi inspirasi bagi desa lain di Kabupaten Lingga. Kita memanfaatkan teknologi sederhana dan lahan kosong untuk menciptakan keterampilan baru bagi warga,” ungkap Brigadir Dedi dengan antusias.

Kini, warga Desa Jagoh tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan sayur dari luar daerah. Dengan pipa-pipa hidroponik yang mulai menghijau di pekarangan rumah, mereka sedang menyemai masa depan desa yang lebih mandiri, sehat, dan berdaya saing ekonomi. Kolaborasi unik antara polisi dan petani ini membuktikan bahwa pengamanan wilayah bisa dilakukan melalui pemberdayaan isi piring warga.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bukan Proyek Fisik, Toyomarto Alokasikan Dana Desa Berbasis Bukti

20 Juli 2026 - 21:35 WIB

Aparatur Baru Sumber Jaya Pacu Akselerasi Pembangunan Desa

20 Juli 2026 - 20:03 WIB

Tiga BUMDesa Sragen Raih Penghargaan Samsat Budiman

20 Juli 2026 - 14:18 WIB

Penyerahan Piagam Penghargaan Transaksi Samsat Budiman dan Pemenang Hadiah Pajak Kendaraan

Ngadipiro Kepung Masalah Stunting Hingga Rumah Sehat

16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Asa Ketahanan Pangan dari Revitalisasi Embung Lowokjati

16 Juli 2026 - 14:27 WIB

Revitalisasi Embung Lowokjati

Desa Wisata Guranjhil Gandeng PNP Garap Promosi Bilingual

15 Juli 2026 - 13:42 WIB

Trending di DESA