Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 5 Apr 2026 21:09 WIB ·

BBM Stabil: Nafas Lega Bagi Ekonomi Logistik Desa


					BBM Stabil: Nafas Lega Bagi Ekonomi Logistik Desa Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijaga pemerintah pusat di tengah dinamika global menjadi angin segar bagi rantai distribusi pangan dan logistik di daerah. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menilai langkah ini sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada rakyat yang harus dijawab dengan aksi efisiensi energi di tingkat daerah.

“Kita patut bersyukur, keputusan ini sangat membantu masyarakat di tengah kondisi dunia saat ini,” ujar Mahyeldi dalam kegiatan Subuh Mubarokah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (5/4/2026). Stabilitas harga BBM sangat krusial untuk menjaga agar ongkos angkut hasil bumi dari desa ke pasar tetap terjangkau.

ASN Sumbar Puasa Kendaraan Dinas
Sebagai langkah konkret dukungan, Gubernur menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan penghematan konsumsi energi secara masif. Langkah tersebut mencakup pengurangan penggunaan kendaraan dinas dan pembatasan rapat tatap muka di luar daerah yang memakan banyak biaya operasional.

“Rapat-rapat bisa kita lakukan secara daring. Ini bagian dari upaya bersama untuk melakukan penghematan konsumsi BBM,” tegasnya. Transformasi ke sistem kerja digital ini diharapkan dapat menekan pengeluaran rutin daerah yang tidak mendesak.

Integritas Spiritual dan Pelayanan Publik
Selain aspek teknis efisiensi, Gubernur menekankan bahwa penguatan spiritual melalui agenda rutin Subuh Mubarokah adalah fondasi integritas ASN. Nilai religius dan sikap istiqomah (konsisten) dalam berbuat baik diharapkan terinternalisasi dalam setiap aspek pelayanan publik.

Dengan menghemat anggaran operasional kendaraan dinas dan perjalanan, pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang lebih baik untuk mendorong kualitas pelayanan yang lebih bertanggung jawab. Sinergi antara kebijakan ekonomi pusat dan efisiensi birokrasi daerah menjadi kunci agar daya beli masyarakat, terutama di pelosok desa, tetap terjaga.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pilkades Serentak Pemalang: Menguji Integritas Demokrasi di Desa

15 Juni 2026 - 10:48 WIB

Darurat Narkoba, Desa Kini Jadi Benteng Pertahanan Utama

15 Juni 2026 - 06:30 WIB

Perkuat Peran Nagari, Sumbar Selesaikan Masalah dari Akar

14 Juni 2026 - 14:26 WIB

Belajar dari Banjir Sumbar: Saat Desa Harus Kembali Hijau

14 Juni 2026 - 14:18 WIB

Solok Selatan Akselerasi Pembangunan Desa dan Infrastruktur Strategis

10 Juni 2026 - 21:27 WIB

Terminal Barang Glagahan: Peluang Emas atau Ancaman Desa?

8 Juni 2026 - 22:18 WIB

Trending di PEMDA