Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

KORUPSI · 3 Feb 2025 20:27 WIB ·

Bantah Tuduhan Tak Transparan, Kades Labuan Beropa Tekankan Komitmen Akuntabilitas


					Bantah Tuduhan Tak Transparan, Kades Labuan Beropa Tekankan Komitmen Akuntabilitas Perbesar

Kendari [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Labuan Beropa, Kecamatan X, Kabupaten Y, menegaskan komitmennya dalam menjalankan pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Desa Labuan Beropa, Abdul Latif, menyusul adanya tuduhan terkait ketidaktransparanan dalam pengelolaan dana desa yang beredar di masyarakat.

Tuduhan tersebut bermula dari adanya aduan yang diterima oleh Ombudsman RI Sulawesi Tenggara dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Sejumlah warga melaporkan dugaan ketidakberesan dalam pengelolaan anggaran desa. Menanggapi hal ini, Abdul Latif yang akrab disapa Tio, dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

“Kami selalu mengedepankan prinsip keterbukaan dalam setiap kebijakan desa. Pengelolaan dana desa juga kami lakukan secara transparan dan dapat diakses oleh masyarakat,” ujar Tio dalam wawancara dengan awak media pada hari Selasa, 16 Mei 2024.

Tio menjelaskan lebih lanjut bahwa setiap pengambilan keputusan di Desa Labuan Beropa selalu melibatkan musyawarah dengan masyarakat. Sebelum menentukan arah pembangunan desa, pemerintah desa selalu meminta pertimbangan dan masukan dari seluruh elemen masyarakat.

“Kami percaya bahwa musyawarah adalah cara terbaik untuk mencapai mufakat dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tio menjelaskan bahwa fokus utama pemerintah desa saat ini adalah pengembangan fasilitas yang mendukung ketahanan pangan desa. Menurutnya, ketersediaan pangan yang berkelanjutan adalah prioritas utama demi kesejahteraan masyarakat Labuan Beropa.

“Beberapa tahun terakhir, kami memang fokus pada penguatan ketahanan pangan. Hal ini dikarenakan kebutuhan pangan merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi,” tegasnya.

Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan, Pemerintah Desa Labuan Beropa telah melaksanakan berbagai program pembangunan fisik yang berorientasi pada kemandirian desa. Beberapa program tersebut antara lain pembangunan irigasi, pengembangan lahan pertanian, serta pelatihan bagi petani.

Selain itu, Desa Labuan Beropa juga aktif melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dalam setiap pengambilan keputusan. Keterlibatan BPD ini merupakan wujud komitmen pemerintah desa untuk menjalankan pemerintahan yang partisipatif dan inklusif.

Terkait dengan tuduhan yang dialamatkan kepadanya, Tio menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar. Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan pengelolaan desa telah dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami selalu mengadakan musyawarah bersama BPD dan seluruh elemen masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa kami sangat terbuka dan tidak ada yang kami tutupi,” pungkasnya.

Pemerintah Desa Labuan Beropa berharap, dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat dapat memahami dengan jelas bagaimana pemerintah desa menjalankan roda pemerintahan. Mereka juga berharap agar tuduhan yang tidak berdasar tidak lagi beredar dan mengganggu upaya pembangunan desa yang sedang berjalan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dana Desa Jadi Bank Pribadi, Kades Tuhegeo II Ditahan

18 Januari 2026 - 07:06 WIB

Dana Desa Banaran Kulon Kembali, Keadilan Tak Sekadar Penjara

17 Januari 2026 - 19:11 WIB

Skandal Dokumen Palsu Tol Bandara Kediri Kuras Rp133 Miliar

17 Januari 2026 - 13:17 WIB

Dana Desa Cilangkara Disorot, Sekdes Pilih Bungkam Seribu Bahasa

9 Januari 2026 - 18:22 WIB

HMI Ultimatum Kejari Pelalawan: Tersangka Korupsi Pupuk atau Kejati!

9 Januari 2026 - 08:16 WIB

Lawan Korupsi, Pemkab Sampang Wajibkan Perangkat Desa Punya Rekening

8 Januari 2026 - 10:40 WIB

Trending di KORUPSI