Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 12 Jul 2025 21:59 WIB ·

Banjir Halmahera Selatan: BPBD Data Kerugian, Warga Berharap Ganti Rugi


					Banjir Halmahera Selatan: BPBD Data Kerugian, Warga Berharap Ganti Rugi Perbesar

Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, akan segera melakukan pendataan barang-barang milik warga yang mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang pada Minggu, 22 Juni 2025 lalu. Langkah ini merupakan upaya konkret BPBD untuk memastikan setiap kerugian yang dialami masyarakat terdampak di beberapa titik dapat terdata dengan akurat. Tim BPBD Halmahera Selatan (Halsel) bertekad untuk berupaya maksimal dan mengusulkan penggantian kerugian tersebut kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat.

Kepala BPBD Kabupaten Halmahera Selatan, Hi. Aswin Adam, menjelaskan kepada awak media bahwa timnya akan mulai turun ke lapangan pada pekan depan. “Minggu depan, tim BPBD Halsel akan turun langsung untuk melakukan pendataan di tiga atau empat desa. Kami ingin memastikan barang-barang masyarakat yang benar-benar rusak akibat banjir,” ujar Aswin saat diwawancarai di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halsel.

Proses pendataan ini diperkirakan akan berlangsung selama satu minggu penuh. Tim BPBD akan mengunjungi langsung desa-desa yang terdampak banjir untuk mengidentifikasi dan memverifikasi barang-barang warga yang rusak. “Jika memang benar masyarakat memiliki barang-barang yang rusak, kami akan segera menyusun proposal untuk diajukan ke BNPB pusat agar kerugian tersebut dapat diganti rugi,” tambah Aswin.

Namun demikian, Aswin juga menegaskan bahwa BPBD belum bisa memberikan kepastian mengenai realisasi ganti rugi tersebut. “Tugas kami BPBD hanya melakukan pendataan barang-barang masyarakat yang benar-benar rusak dan membuat proposal ke BNPB pusat,” imbuh Aswin. “Soal kepastian ganti rugi, kami belum bisa memastikan karena semua itu tergantung pada realisasi dari BNPB. Ini masih bersifat usulan.” Menurutnya, jika usulan ini direalisasikan oleh BNPB, proses ganti rugi akan segera dilaksanakan.

Aswin kembali menekankan pentingnya pendataan yang akurat sebagai dasar pengajuan proposal. “Tim BPBD akan turun melakukan pendataan selama satu minggu. Setelah pendataan selesai, kami akan segera membuat proposal untuk diajukan ke BNPB pusat. Jadi, kami tidak bisa memastikan. Intinya, tim kami akan turun dulu melakukan pendataan bagi masyarakat yang memiliki barang-barang yang rusak,” jelasnya. “Ya, mudah-mudahan dalam waktu dekat proposal kami sudah direalisasi oleh BNPB. Soal kepastiannya, saya belum bisa memastikan, nanti kita lihat,” tutup Aswin.

BPBD Halmahera Selatan juga akan terus melakukan upaya konsultasi dan menunggu respons dari BNPB terkait proposal penggantian kerugian ini. “Intinya, BPBD harus memastikan barang-barang warga yang benar-benar rusak sehingga menjadi dasar proposal kami ke BNPB pusat,” pungkas Aswin. Komitmen BPBD ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak banjir dan mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Kontributor/Foto: Alimudin Abd Fatah

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 78 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Trending di RAGAM