Bulukumba, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Balang Taroang, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lapatenteng secara resmi melaksanakan kegiatan launching (peluncuran) Program Ketahanan Pangan Desa dengan fokus pada pembesaran ikan lele dan ikan nila unggulan.
Program ini menggunakan bibit lele unggulan dari Pasuruan serta nila unggulan yang dikelola secara profesional. Selain mendukung ketahanan pangan desa, unit usaha ini juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran dan tempat magang bagi anak-anak serta generasi muda desa. Saat ini, BUMDes telah menyiapkan produk ikan nila dan lele siap goreng sebagai langkah awal pengembangan usaha.
“Pengelolaan unit usaha ini kami harapkan bisa menjadi tempat belajar dan magang bagi anak-anak. Produk yang disiapkan saat ini sudah ada nila dan lele siap goreng,” ujar Abd. Kadir Abdullah.
Direktur BUMDes Lapatenteng dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan launching ini juga dirangkaikan dengan penyampaian laporan penggunaan dana desa, khususnya terkait pemenuhan sarana dan prasarana budidaya ikan lele dan nila guna menunjang kelancaran usaha BUMDes.
Kepala Desa Balang Taroang, Jusman, S.E., dalam arahannya menegaskan bahwa program ketahanan pangan BUMDes harus mampu memberikan manfaat nyata bagi desa, terutama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Ia juga menyampaikan harapannya agar Desa Balang Taroang dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bulukumba.
“Kami berharap Desa Balang Taroang dapat menjadi contoh bagi desa di seluruh Kabupaten Bulukumba, sehingga desa kami bisa menjadi garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan Kabupaten Bulukumba,” ujar Kepala Desa Balang Taroang.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada awalnya unit usaha BUMDes diusulkan pada sektor peternakan sapi, mengingat mayoritas masyarakat desa bergerak di bidang tersebut. Namun, berdasarkan arahan Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah, usaha peternakan sapi dinilai memiliki risiko tinggi sehingga diarahkan untuk mengganti jenis usaha yang lebih aman dan berkelanjutan.
Kegiatan launching ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bulukumba, Asdar Andi Benni, S.P., S.E., M.AP. Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada pengurus BUMDes dengan semangat, “Sekali mendayung, pantang untuk mundur.”
Ia berharap BUMDes Lapatenteng tidak hanya fokus pada budidaya ikan, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi produk olahan seperti ikan nila presto dan lele presto. Selain itu, ia mendorong adanya pelatihan pengemasan agar produk BUMDes dapat dipasarkan secara baik, menarik, dan inovatif.
Menurutnya, Desa Balang Taroang memiliki potensi besar untuk pengembangan perikanan karena ketersediaan air yang mengalir secara gravitasi. Potensi tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai keunggulan desa.
Lebih lanjut, Asdar Andi Benni, S.P., S.E., M.AP. berharap Desa Balang Taroang ke depan dapat tumbuh menjadi desa mandiri dan desa digital, dengan pengelolaan BUMDes, pemasaran produk, serta tata kelola administrasi desa yang berbasis teknologi digital.
Dengan dilaksanakannya kegiatan launching ini, BUMDes Lapatenteng diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi desa, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong terwujudnya desa mandiri, desa digital, dan desa percontohan ketahanan pangan di Kabupaten Bulukumba. (22/12/2025)

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.