Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

KUMHANKAM · 8 Apr 2023 09:27 WIB ·

Asyik Layangan, Pelajar OKU Nyaris Tersambar Kereta!


					Asyik Layangan, Pelajar OKU Nyaris Tersambar Kereta! Perbesar

Baturaja [DESA MERDEKA] – Momen bermain layangan seorang pelajar berusia 11 tahun berinisial PS, warga Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), berubah menjadi kejadian menegangkan. Ia nyaris meregang nyawa setelah tersenggol kereta api saat asyik bermain di perlintasan rel pada Jumat (7/4/2023) sore.

Kapolres OKU, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arif Harsono, membenarkan insiden tersebut. Beliau menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi di perlintasan kereta api KM 227+7/8, Kelurahan Saung Naga. Saat kejadian, korban sedang fokus dengan layang-layangnya hingga tidak menyadari kedatangan Kereta Api Kuala Stabas yang melaju dari Tanjung Karang menuju Stasiun Kertapati, Palembang.

“Saat bermain, korban tidak menyadari adanya kereta api Kuala Stabas yang datang,” ungkap AKBP Arif Harsono.

Akibat senggolan tersebut, pelajar malang itu terpental dan mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh serta luka yang cukup serius di bagian kepala. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu segera memberikan pertolongan pertama dan melarikan PS ke pusat pelayanan kesehatan terdekat. Setelah mendapatkan penanganan awal, korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Diketahui, PS mengalami luka robek di kepala yang memerlukan tindakan medis hingga 20 jahitan.

“Beruntung, nyawa korban masih bisa diselamatkan meskipun terdapat beberapa luka akibat kejadian tersebut. Kami beserta rombongan telah meninjau lokasi kejadian dan langsung menuju rumah sakit untuk memastikan kondisi korban. Saat ini, kondisinya sedang dalam perawatan medis,” jelas Kapolres OKU.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para orang tua dan anak-anak akan bahaya bermain di sekitar perlintasan kereta api. Area rel kereta api bukanlah tempat yang aman untuk beraktivitas, terlebih bermain. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang kembali dan masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan diri dan orang lain di sekitar jalur kereta api. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di area perlintasan kereta api demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan. (Das)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 326 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Luka di Pulau Obi: Saat Kebun Cengkeh Tergilas Tambang

19 April 2026 - 18:11 WIB

Sengkarut RSUP Nias: Prosedur Hukum Diklaim Cacat Formil

13 April 2026 - 16:01 WIB

Supeltas Semarang: Relawan Desa Penjaga Arus Lebaran

7 April 2026 - 19:43 WIB

Sidak Malam Lapas Banyuasin: Sapu Bersih Barang Terlarang

7 April 2026 - 08:36 WIB

Lapas Banyuasin Bersih Narkoba: 650 Orang Negatif Tes Urine

6 April 2026 - 18:46 WIB

Nasib Videografer Karo: Korupsi Desa atau Kriminalisasi Kreatif?

30 Maret 2026 - 15:21 WIB

Trending di KUMHANKAM