Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 15 Jan 2024 21:37 WIB ·

Banyuasin Kendalikan Inflasi, Strategi Jitu Diteruskan!


					<em>Penjabat Bupati Banyuasin, H. Hani Syopiar Rustam, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual.</em> Perbesar

Penjabat Bupati Banyuasin, H. Hani Syopiar Rustam, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual.

Banyuasin [DESA MERDEKA] – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) virtual terkait pengendalian inflasi daerah tahun 2023. Seluruh pemerintah daerah di Indonesia, termasuk Pemerintah Kabupaten Banyuasin, turut serta dalam rapat penting ini.

Penjabat Bupati Banyuasin, H. Hani Syopiar Rustam, beserta jajaran Forkopimda, staf ahli bupati, asisten, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti Rakor dengan saksama. Usai mengikuti rapat, Pj Bupati Banyuasin segera menginstruksikan dinas-dinas terkait untuk berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Tujuannya adalah mengevaluasi kinerja pengendalian inflasi tahun sebelumnya dan menyusun rencana kerja yang lebih efektif.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh pihak pada tahun 2023, Banyuasin berhasil mencapai tingkat inflasi yang rendah, yaitu hanya 2,61 persen,” ungkap Hani. Ia menambahkan, capaian ini termasuk salah satu rata-rata terendah di tingkat nasional.

Selanjutnya, Hani meminta seluruh dinas terkait untuk terus memantau perbedaan harga (disparitas) di wilayah Banyuasin. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas harga berbagai komoditas. Selain itu, ia menekankan perlunya koordinasi kembali untuk melaksanakan Gerakan Terpadu Stabilisasi Harga Pangan (Gertas) tahun 2024. Fokus utama Gertas kali ini adalah komoditas jagung, bawang merah, dan cabai.

“Selain itu, saya minta agar segera melaporkan data bantuan beras tahun 2023, termasuk jumlah penerima dan distribusinya,” imbuh Hani. Ia juga mendorong inovasi dalam pengendalian inflasi. Salah satu langkahnya adalah menyiapkan tempat khusus terkait pengendalian inflasi, mencontoh inisiatif yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan daerah lain.

Tak hanya itu, Hani juga mengarahkan seluruh dinas terkait untuk mulai merealisasikan kerja sama dengan daerah lain secara progresif. Prioritas utama dalam kerja sama ini adalah upaya bersama menekan angka inflasi.

Dengan langkah-langkah yang terstruktur dan terkoordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin berharap dapat terus mempertahankan stabilitas harga di tingkat daerah. Dengan demikian, Banyuasin akan terus berkontribusi positif pada upaya pengendalian inflasi secara nasional.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, BPS Malaka Siapkan 240 Petugas Lapangan

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN