Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 10 Jun 2026 21:43 WIB ·

Bimtek di Bukittinggi, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Ajak Bundo Kanduang Perkuat Pendidikan Karakter Anak


					Bimtek di Bukittinggi, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Ajak Bundo Kanduang Perkuat Pendidikan Karakter Anak Perbesar

BUKITTINGGI,Sumatera Barat ( DESA MERDEKA) —Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria, menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bundo Kanduang tentang pendidikan karakter anak dan kamanakan yang digelar di salah satu hotel di Bukittinggi, Minggu (7/6).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para pengurus dan anggota Bundo Kanduang dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Bimtek ini bertujuan memperkuat peran perempuan Minangkabau dalam membina generasi muda di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis.

Dalam pemaparannya, Nanda Satria menegaskan bahwa Bundo Kanduang memiliki posisi yang sangat strategis sebagai penjaga nilai-nilai adat, budaya, dan moral dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Menurutnya, peran Bundo Kanduang tidak hanya sebatas menjaga tradisi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter anak dan kamanakan agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini membawa berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh generasi muda. Karena itu, kehadiran Bundo Kanduang sangat dibutuhkan dalam memberikan pendampingan dan pengawasan kepada anak-anak.

“Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat, peran Bundo Kanduang sangat dibutuhkan untuk menanamkan nilai agama, adat, etika, disiplin, serta rasa tanggung jawab kepada anak dan kamanakan sejak usia dini,” ujar Nanda.

Ia menambahkan, pendidikan karakter harus dimulai dari lingkungan keluarga. Dalam hal ini, Bundo Kanduang memiliki tanggung jawab besar dalam membangun pondasi moral yang kuat bagi generasi penerus.

Nanda menilai kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, kualitas sumber daya manusia dan karakter generasi mudanya menjadi faktor utama dalam menentukan masa depan daerah.

Oleh sebab itu, penguatan peran Bundo Kanduang dinilai sebagai langkah penting untuk menjaga jati diri masyarakat Minangkabau sekaligus mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas budaya.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat semakin memahami peran strategis mereka dalam mendidik anak dan kamanakan agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, dan berakhlak baik.

Nanda Satria berharap Bundo Kanduang di Sumatera Barat terus memperkuat kontribusinya dalam membentuk generasi yang unggul serta tetap berpegang teguh pada falsafah adat Minangkabau, “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.”(*/H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Desa Atue, Menjadi Percontohan Desa Produktif Ramah Lingkungan

9 Juni 2026 - 21:09 WIB

Pilkades Pasir Mayang: Tiga Calon Berebut Kursi Desa

9 Juni 2026 - 12:24 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

8 Juni 2026 - 20:57 WIB

Sumbar Perketat Distribusi BBM Subsidi demi Kesejahteraan Desa

8 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sinyal Mati Hidup di Desa Tambang, Ekonomi Terancam

8 Juni 2026 - 19:05 WIB

Warga Loleo Tuntut Investigasi Dana Desa yang Fiktif

8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Trending di RAGAM