Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 2 Jun 2026 14:35 WIB ·

Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua DPRD Sumbar: Persatuan dan Kepedulian Sosial Kunci Menjaga Keutuhan Bangsa


					Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua DPRD Sumbar: Persatuan dan Kepedulian Sosial Kunci Menjaga Keutuhan Bangsa Perbesar

PADANG, Sumatera Barat ( DESA MERDEKA) – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Senin (1/6/2026) menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan bahwa setiap sila dalam Pancasila mengandung pedoman penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Muhidi, sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengajarkan pentingnya memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan. Bagi masyarakat Sumatera Barat yang menjunjung tinggi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), nilai religius menjadi fondasi utama dalam membangun karakter dan kehidupan sosial.

“Keimanan yang kuat akan melahirkan perilaku positif, baik bagi diri sendiri maupun bagi masyarakat. Dari sana tumbuh semangat menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah sosial,” ujar Muhidi.

Ia menilai, salah satu pesan terpenting dalam Pancasila adalah menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan yang ada. Menurutnya, keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang harus dikelola untuk menciptakan kemajuan bersama.

“Setiap orang memiliki latar belakang, pemikiran, dan kemampuan yang berbeda. Namun, perbedaan itu harus menjadi modal untuk memperkuat kebersamaan. Dengan persatuan, seluruh potensi yang ada dapat diarahkan untuk membangun bangsa,” katanya.

Muhidi juga menyoroti pentingnya implementasi sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu wujud nyata pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, masyarakat yang memiliki rasa peduli akan lebih mudah menghormati orang lain, bersikap santun, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Sikap tersebut menjadi benteng untuk mencegah munculnya diskriminasi maupun perpecahan di tengah masyarakat.

“Orang yang peduli biasanya memiliki hati yang lembut, menghormati sesama, dan mau membantu orang lain. Jika nilai-nilai ini terus dijaga, maka kehidupan bermasyarakat akan lebih harmonis dan tidak ada ruang bagi diskriminasi,” ujarnya. ( H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dugaan Intimidasi Ketua APDESI Jabar di Pebayuran Bekasi

2 Juni 2026 - 09:30 WIB

Sinergi Ranah Rantau Lahirkan Rumah Tahfiz Tanah Datar

1 Juni 2026 - 22:12 WIB

Dampak Ekonomi Turnamen Sepak Bola bagi Solok

31 Mei 2026 - 20:50 WIB

Dugaan Intimidasi Lurah di Bekasi, Polres Bertindak Tegas

31 Mei 2026 - 09:55 WIB

Internet Rakyat: Antara Teknologi Canggih dan Kemandirian Desa

30 Mei 2026 - 19:48 WIB

Tebar Qurban Pemprov Sumbar Sukses Jangkau Mentawai

30 Mei 2026 - 15:47 WIB

Trending di RAGAM