Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

POLITIK · 20 Sep 2023 19:41 WIB ·

Visi Calon Kades Pattallassang Jadi Penentu RPJMDes 6 Tahun


					Visi Calon Kades Pattallassang Jadi Penentu RPJMDes 6 Tahun Perbesar

Bantaeng, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] Panggung demokrasi di Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, memasuki babak krusial. Pada Rabu (20/09/2023), tiga kandidat resmi mencabut nomor urut sekaligus memaparkan visi-misi besar mereka di hadapan lima panelis ahli. Hasil pencabutan nomor urut menetapkan Andi Rahmawati, SE pada posisi nomor 1, Syahrir nomor 2, dan Hairul nomor 3.

Namun, acara ini bukan sekadar formalitas angka. Ketua BPD Pattallassang, Tuming Leardi, menegaskan bahwa apa yang diucapkan para calon hari ini adalah dokumen hukum masa depan. “Visi dan misi ini akan menjadi rujukan utama dalam menyusun RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) untuk enam tahun ke depan, serta menjadi dasar penyusunan RKPDes setiap tahunnya,” ujar Tuming saat membuka acara.

Adu Strategi: Dari Wisata hingga BUMDes

Ketiga calon menawarkan solusi berbeda untuk membangun Pattallassang: Andi Rahmawati, SE (Nomor 1): Sebagai petahana (istri kepala desa saat ini), ia memilih jalur keberlanjutan. Fokus utamanya adalah akselerasi promosi pariwisata, peningkatan insentif bagi imam masjid dan guru TPA, serta pemberdayaan kapasitas masyarakat.

Syahrir (Nomor 2): Menawarkan pendekatan partisipatif. Ia berjanji akan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam perencanaan desa agar kebutuhan semua unsur terpenuhi melalui optimalisasi potensi alam. Hairul (Nomor 3): Membidik kemandirian finansial desa. Ia menekankan penguatan ekonomi melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai mesin penggerak kesejahteraan warga.

Para calon diuji ketajamannya oleh panelis dari berbagai instansi, mulai dari DPMD, Satpol PP, Dinas Kominfo, hingga pihak kecamatan. Menariknya, pemilihan kali ini akan menggunakan sistem e-voting, menjadikan nomor urut sebagai identitas digital penting bagi para pemilih di bilik suara nanti.

Komitmen Damai di Garis Akhir

Menutup debat visi-misi, pihak DPMD memberikan pertanyaan pamungkas mengenai sportivitas. Ketiga calon dengan tegas menyatakan kesiapan mereka untuk menerima hasil akhir, baik menang maupun kalah. “Kami sepakat menerima hasil sebagai takdir, menghormati yang menang, dan merangkul yang kalah,” tegas para calon serentak di hadapan simpatisan mereka. Hal ini menjadi angin segar bagi terciptanya iklim demokrasi yang sehat di tingkat akar rumput Kabupaten Bantaeng.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 239 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Saat Sirene Pemilu Padam, Advokasi Kaum Akar Rumput Menyala

30 Juli 2026 - 22:23 WIB

PDI-P Dorong Ronaldo Asury Maju Pilkada Malaka 2030

26 Juli 2026 - 14:23 WIB

Membangun Sumatra Barat dari Kekuatan Identitas Budaya Nagari

19 Juli 2026 - 21:50 WIB

Jen Natalia Fokus Pemberdayaan Masyarakat Malaka

23 Mei 2026 - 08:57 WIB

Solid Bergerak! Musancab PDI-P Padang Pariaman Bakar Semangat Ratusan Kader

1 Mei 2026 - 09:33 WIB

Musda KNPI Papua Barat Daya: Akhiri Era Pemuda Seremonial

27 April 2026 - 02:36 WIB

Trending di POLITIK