Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 15 Mei 2026 07:25 WIB ·

Desa Ekspor: Senjata Baru Garut Lawan Kemiskinan Ekstrem


					Desa Ekspor: Senjata Baru Garut Lawan Kemiskinan Ekstrem Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Kabupaten Garut tidak lagi bisa hanya mengandalkan cara-cara lama untuk membangun desa. Dengan angka kemiskinan yang menyentuh 1,6 juta penduduk pada kategori desil 1-5, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mendorong transformasi besar: mengubah potensi lokal menjadi Desa Ekspor.

Dalam audiensi bersama Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Jakarta (12/5/2026), terungkap bahwa rendahnya angka pendidikan (rata-rata sekolah 7,86 tahun) berbanding lurus dengan tingginya angka kemiskinan. Solusinya bukan sekadar bantuan sosial, melainkan pemberdayaan ekonomi berbasis desa tematik yang berorientasi pasar global.

Bukan Sekadar Tanam, Tapi Jual ke Dunia
Potensi Garut sangat melimpah, mulai dari cabai, jagung, sereh, hingga bawang. Selama ini, komoditas tersebut mungkin hanya berputar di pasar lokal. Mendes Yandri menekankan bahwa pengelolaan desa yang baik akan melahirkan kesejahteraan secara otomatis. Fokus Kemendes PDT ke depan adalah mengarahkan desa-desa wisata dan desa tematik di Garut agar mampu menembus rantai pasok ekspor.

“Inti pokoknya kalau desa kita kelola dengan baik maka kesejahteraan akan muncul, di situlah kita akan tekan angka kemiskinan,” ujar Yandri. Strategi ini diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi mikro secara signifikan sehingga angka kemiskinan di level desil terendah dapat ditekan.

Desa Wisata Teh: Wajah Baru Ekonomi Garut
Selain sektor pangan, sektor jasa melalui perkebunan teh akan didorong menjadi desa-desa wisata. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, optimistis bahwa integrasi antara sektor pertanian dan pariwisata akan meningkatkan daya jangkau layanan pendidikan dan ekonomi. Pemberdayaan masyarakat melalui desa wisata dianggap lebih efektif karena melibatkan tenaga kerja lokal secara langsung.

Kemendes PDT telah menetapkan desa-desa di Garut sebagai prioritas program nasional. Kehadiran negara di tingkat akar rumput ini diharapkan mampu mengubah profil Garut menjadi daerah yang lebih produktif dan mandiri, sekaligus memperbaiki kualitas SDM melalui peningkatan pendapatan ekonomi warga desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Siasat Menaker Amankan Air Bersih dan Masa Depan Pemuda Nagari

15 Mei 2026 - 10:21 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Lilin Kecil Desa: Mesin Utama Pangan Nasional Prabowo

12 Mei 2026 - 06:01 WIB

BPD Jadi Kunci: Mengawal Makan Gratis dan Ekonomi Desa

8 Mei 2026 - 06:01 WIB

Trending di PEMERINTAHAN