Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 12 Mei 2026 06:01 WIB ·

Lilin Kecil Desa: Mesin Utama Pangan Nasional Prabowo


					Lilin Kecil Desa: Mesin Utama Pangan Nasional Prabowo Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Indonesia tidak akan bercahaya hanya karena satu obor besar di Monas, melainkan melalui jutaan lilin kecil yang menyala di setiap desa. Kutipan Bung Hatta ini menjadi napas utama dalam Musyawarah Nasional (Munas) II Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) yang digelar di Jakarta, Senin (11/6/2026).

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan bahwa desa bukan lagi sekadar penonton. Melalui program prioritas Presiden Prabowo Subianto, desa ditantang bertransformasi menjadi Desa Tematik untuk menggerakkan ekonomi rakyat secara langsung.

Desa Tematik: Penyuplai Utama Makan Bergizi Gratis
Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan desa mengambil peran sentral dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Desa tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk luar, melainkan harus menjadi penyuplai utama bahan pangan.

“Desa-desa harus mulai fokus pada potensinya. Ada desa ayam petelur, desa nila, hingga desa buah dan sayuran,” ujar Mendes Yandri. Dengan menjadi desa tematik, perputaran uang dari program makan gratis akan menetap di desa, bukan lari ke kota atau importir. Inilah wujud nyata optimalisasi potensi desa sesuai karakter wilayah masing-masing.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Asta Cita
Munas II PAPDESI bertema “Menyatukan Desa Mengawal Asta Cita” ini menjadi ajang konsolidasi besar. Tidak hanya urusan kementerian desa, keterlibatan Menko Pangan, Menteri Koperasi, hingga Wakil Panglima TNI menunjukkan bahwa kemandirian desa adalah bagian dari strategi pertahanan nasional.

Tiga pilar utama yang akan digerakkan di tingkat desa meliputi:

  • Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih: Sebagai penggerak ekonomi kolektif warga.
  • Makan Bergizi Gratis (MBG): Sebagai ceruk pasar bagi hasil tani dan ternak desa.
  • Sekolah Rakyat: Sebagai pusat peningkatan kualitas SDM pedesaan.

Ketua Umum PAPDESI, Wargiyati, menyerukan agar seluruh Kepala Desa “tegak lurus” dalam mengawal agenda ini. Sinkronisasi antara kebijakan pusat dan eksekusi di lapangan menjadi kunci agar lilin-lilin kecil di desa benar-benar mampu menerangi ekonomi Indonesia menuju swasembada pangan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

BPD Jadi Kunci: Mengawal Makan Gratis dan Ekonomi Desa

8 Mei 2026 - 06:01 WIB

BPD Jadi Kunci Sukses Makan Bergizi di Desa

8 Mei 2026 - 00:30 WIB

Satu Desa Satu Operator: Kunci Bantuan Tepat Sasaran

30 April 2026 - 05:30 WIB

Retret Akmil: Gembleng Pimpinan DPRD Demi Pembangunan Desa Efektif

20 April 2026 - 08:36 WIB

Trending di PEMERINTAHAN