Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

SOSBUD · 10 Mei 2026 12:23 WIB ·

Halal Bi Halal PAWON SEMAR 2026 Meriah, Dihadiri Ratusan Wong Semarang Se-Jabodetabek


					Halal Bi Halal PAWON SEMAR 2026 Meriah, Dihadiri Ratusan Wong Semarang Se-Jabodetabek Perbesar

Jakarta — Paguyuban Wong Semarang (PAWON SEMAR) menggelar acara Halal Bi Halal 2026 secara meriah di INA Hall PERURI, Jakarta Selatan, Sabtu (10/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menjadi ajang silaturahmi besar warga Semarang se-Jabodetabek sekaligus momentum memperkuat persaudaraan dan budaya guyub rukun masyarakat perantauan.

Mengusung tema “Memaafkan Khilaf dan Merajut Persaudaraan Wong Semarang Se-Jabodetabek”, acara berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Lebih dari 500 peserta hadir memeriahkan kegiatan tersebut. Mereka datang dari berbagai wilayah di Jabodetabek, mulai dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang hingga Bekasi.

Sejak pagi, suasana INA Hall PERURI tampak ramai dipenuhi peserta yang mengenakan busana pakaian hitam orange dan putih orange khas  Pawon Semarang. Dekorasi panggung besar bertuliskan Halal Bi Halal Paguyuban Wong Semarang 2026 semakin memperkuat identitas budaya Semarang dan Jawa Tengah dalam acara tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan para tokoh paguyuban. Acara kemudian dilanjutkan dengan peluncuran Mars dan Hymne PAWON SEMAR yang diperkenalkan langsung oleh Ketua Umum PAWON SEMAR, Hendardji Soepandji. Peluncuran lagu organisasi tersebut mendapat sambutan meriah dan tepuk tangan panjang dari seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Hendardji Soepandji menegaskan pentingnya menjaga semangat persaudaraan, gotong royong, dan solidaritas sosial antarwarga Semarang di perantauan.

“PAWON SEMAR bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi rumah besar bagi wong Semarang untuk menjaga budaya, memperkuat persaudaraan, dan saling mendukung dalam kehidupan sosial maupun kebangsaan,” ujarnya.

Acara tersebut juga dihadiri Leles Sudarmanto selaku Ketua Umum PJT (Paguyuban Jawa Tengah). Kehadirannya menambah semangat kebersamaan dalam acara halal bi halal yang berlangsung penuh keakraban.

Dalam kesempatan itu, Leles Sudarmanto mengapresiasi kekompakan PAWON SEMAR yang dinilai berhasil menjaga identitas budaya Jawa Tengah di tengah kehidupan masyarakat perkotaan.

Selain agenda utama halal bi halal dan peluncuran lagu organisasi, acara juga dimeriahkan dengan sajian aneka kuliner khas Semarang yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta. Berbagai makanan tradisional disajikan untuk mengobati kerinduan para perantau terhadap cita rasa kampung halaman.

Beberapa kuliner khas Semarang yang turut meramaikan acara di antaranya lumpia Semarang, tahu gimbal, wingko babat, glewo, nasi ayam Semarang, es kombor, hingga aneka jajanan tradisional Jawa Tengah.

Suasana hangat dan penuh nostalgia tampak terasa ketika para peserta menikmati sajian kuliner sambil bercengkerama dan saling melepas rindu sesama warga Semarang di perantauan.

Acara kemudian ditutup dengan hiburan, ramah tamah, dan sesi foto bersama yang berlangsung meriah. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa budaya guyub rukun masyarakat Semarang tetap hidup dan tumbuh kuat di tengah masyarakat Jabodetabek.

Melalui kegiatan tersebut, PAWON SEMAR diharapkan terus berkembang menjadi wadah persaudaraan yang solid, aktif, dan mampu mempererat hubungan sosial serta budaya masyarakat Jawa Tengah di perantauan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 93 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tani Merdeka Salatiga Ubah Pola Pikir Bantuan Jadi Kemandirian

4 Mei 2026 - 09:28 WIB

Demokrasi Berkualitas Mulai dari Kesadaran Politik Warga Desa

2 Mei 2026 - 17:25 WIB

Jalan Pintas Talenta Desa Bekasi Menuju Piala Presiden

2 Mei 2026 - 11:44 WIB

Jurus Pebayuran Melawan Modernisasi: Pencak Silat Jadi Benteng Pemuda

2 Mei 2026 - 10:33 WIB

Narkoba dan Stunting di Sumbar Mengkhawatirkan, Isu LGBT Masih Jadi Perdebatan

30 April 2026 - 22:51 WIB

Modal Sosial Menguat dalam Tradisi Pelepasan Haji Pangkalpinang

30 April 2026 - 19:38 WIB

Trending di SOSBUD