Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 30 Apr 2026 22:51 WIB ·

Narkoba dan Stunting di Sumbar Mengkhawatirkan, Isu LGBT Masih Jadi Perdebatan


					Narkoba dan Stunting di Sumbar Mengkhawatirkan, Isu LGBT Masih Jadi Perdebatan Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Generasi muda Sumatera Barat kini berada dalam bayang-bayang ancaman nyata yang dapat melumpuhkan masa depan daerah. Persoalan narkoba, fenomena penyimpangan sosial, hingga tingginya angka stunting menjadi “bom waktu” yang menuntut penanganan serius tanpa pembiaran sedikit pun.

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Doni Harsiva Yandra, menegaskan bahwa situasi saat ini sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan. Menurutnya, masa depan daerah ini sepenuhnya bergantung pada kualitas anak muda saat ini, sehingga perlindungan terhadap mereka harus menjadi gerakan bersama lintas sektor.

Narkoba dan Stunting: Penghambat Kualitas SDM
Dalam audiensi bersama mahasiswa Universitas Andalas di Padang, Kamis (30/4/2026), Doni menyoroti bahwa narkoba secara langsung merusak masa depan individu, sementara stunting menjadi ancaman laten terhadap kecerdasan dan kesehatan fisik jangka panjang. Jika tidak diintervensi dengan cepat, kualitas daya saing masyarakat Sumatera Barat akan terus merosot.

“Semua pihak harus serius menangani. Tidak boleh ada pembiaran terhadap narkoba, penyimpangan sosial, dan kenakalan remaja yang kian mengkhawatirkan,” ujar Doni yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumbar.

Kolaborasi Nyata dan Edukasi Preventif
Selain ancaman fisik dan kesehatan, dinamika sosial termasuk fenomena LGBT juga menjadi perhatian mahasiswa. Menanggapi hal tersebut, Doni mendorong pendekatan edukatif dan preventif sebagai langkah perlindungan utama. Edukasi di lingkungan pendidikan dan gerakan pencegahan narkoba secara masif dipandang sebagai solusi krusial.

Sebagai langkah lanjutan, DPRD Sumbar akan mendorong instansi terkait untuk menghadirkan solusi konkret yang terukur dan berkelanjutan. Penanganan masalah ini tidak bisa ditunda, mengingat tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut generasi muda yang tangguh secara mental maupun fisik untuk memimpin daerah di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Geger Skandal Rembang: Cinta, Kultur Saklek, dan Uang Miliaran

7 November 2026 - 06:18 WIB

Bongkar Ilusi Rp20 Triliun: Mengapa Sukuk Daerah Sumbar Sepi Peminat?

4 November 2026 - 21:17 WIB

Rahasia Labis Wehali Malaka, Melting Point Desa-kota

2 November 2026 - 09:08 WIB

Membaca November Rain dari Pos Ronda Desa

1 November 2026 - 09:57 WIB

Knalpot Jeep di Sawah Menur: Pesta Terakhir Jelang Ajal Agraris

31 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Ayah Wajib Hadir: Formula Miliaran Rupiah Desa Lerep Cegah Fatherless

27 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Trending di SOSBUD