Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 28 Apr 2026 20:50 WIB ·

Gedung Mewah Batusangkar: Harapan Baru Bagi Pemuda Pelosok


					Gedung Mewah Batusangkar: Harapan Baru Bagi Pemuda Pelosok Perbesar

Padang Pariaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Kunjungan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, ke Sumatera Barat pada Selasa (28/4/2026) bukan sekadar seremoni pasang deta dan kalung batik. Di balik penyambutan hangat Gubernur Mahyeldi Ansharullah di Bandara Internasional Minangkabau, terselip agenda besar: peresmian Gedung Kuliah Terpadu UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang menjadi sinyal kuat modernisasi pendidikan bagi masyarakat di wilayah penyangga dan pelosok.

Kehadiran infrastruktur pendidikan mewah di Batusangkar ini menantang dominasi kampus-kampus kota besar. Bagi pemuda desa di Tanah Datar dan sekitarnya, gedung baru ini adalah fasilitas konkret untuk memutus rantai keterbatasan akses pendidikan tinggi yang selama ini menghantui masyarakat pedesaan.

Integritas ASN: Ujung Tombak Pelayanan Desa
Selain meresmikan gedung, Menteri Agama fokus pada pembinaan integritas ASN. Hal ini krusial karena ASN di bidang keagamaan merupakan sosok yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat desa. Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa momentum ini menjadi dorongan daerah untuk memperkuat kualitas sumber daya aparatur yang berintegritas dan profesional.

Pelayanan publik yang bersih dari korupsi dimulai dari pembinaan di lingkungan pendidikan. Arahan menteri kepada civitas akademika dan ASN diharapkan mampu menciptakan standar pelayanan yang lebih manusiawi dan solutif bagi masyarakat kecil yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan provinsi.

Sinergi Pusat-Daerah Dorong Vokasi Islam
Momentum ini juga mempererat hubungan pusat dan daerah dalam pengembangan pendidikan Islam yang lebih kompetitif. Turut hadir dalam penyambutan, pejabat teras Sumbar mulai dari Asisten I Ahmad Zakri hingga jajaran Dinas Pendidikan. Sinergi ini diperlukan agar lulusan kampus di daerah tidak sekadar menjadi penonton, melainkan motor penggerak ekonomi kreatif dan sosial di desa masing-masing.

Melalui kuliah umum dan arahannya, Nasaruddin Umar menitipkan pesan bahwa profesionalisme adalah harga mati. Bagi Sumatera Barat, peresmian fasilitas ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak intelektual muda yang tetap berakar pada nilai budaya Minangkabau namun memiliki daya saing global.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Peran Guru Desa Jaga Kesehatan Mental Siswa

12 Juni 2026 - 10:25 WIB

Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Malaka: Tantangan dan Harapan

9 Juni 2026 - 13:59 WIB

Jombang Pastikan Program Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

9 Juni 2026 - 00:02 WIB

Pawai Katam Al-Qur’an, Investasi Karakter Generasi Muda Padang

7 Juni 2026 - 13:06 WIB

Literasi Digital Jadi Kunci SDM Desa Berdaya Saing

3 Juni 2026 - 09:25 WIB

Revitalisasi Tradisi Surau Lewat SMP Islam Darul Hakim

2 Juni 2026 - 21:01 WIB

Trending di PENDIDIKAN