Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

EKBIS · 26 Agu 2023 04:51 WIB ·

Wamendes Paiman : BUMDes Harus Jadi Jembatan UMKM Desa Menembus Pasar


					 Klaten - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Paiman Raharjo menyinggahi salah satu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Batik didesa Gemblegan, kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Jumat (25/8). Foto : Nugrah S Humas Kemendesa Perbesar

Klaten - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Paiman Raharjo menyinggahi salah satu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Batik didesa Gemblegan, kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Jumat (25/8). Foto : Nugrah S Humas Kemendesa

Klaten, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Masalah klasik yang menghantui pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa bukanlah soal kualitas produk, melainkan akses pasar yang terbatas. Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Paiman Raharjo, mendorong optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai mesin penggerak ekonomi desa.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Paiman menegaskan bahwa BUMDes harus berperan aktif membantu UMKM lokal bersaing dengan produk manufaktur besar. Salah satu fokus utamanya adalah sektor kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi namun seringkali “mandek” di level pemasaran.

“UMKM di desa selama ini masih sering kesulitan mendapatkan pasar. Di sinilah peran krusial BUMDes. Dengan memanfaatkan BUMDes sebagai wadah kolektif, UMKM akan mendapatkan kesempatan luas untuk dikenal publik secara masif,” ujar Paiman saat mengunjungi UMKM “Fendy Rumah Batik” di Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Klaten.

Strategi Kolaborasi Bukan Kompetisi
Sudut pandang baru yang ditekankan adalah kolaborasi. Paiman melihat BUMDes tidak boleh berdiri sendiri atau bahkan menjadi pesaing bagi warga desa. Sebaliknya, BUMDes harus menjadi katalisator. Ketika BUMDes mampu mengelola distribusi dan pemasaran, para perajin seperti perajin batik di Gemblegan bisa fokus sepenuhnya pada inovasi dan kualitas produksi.

Menurut Paiman, jika kolaborasi ini berjalan harmonis, ekonomi perdesaan akan tumbuh secara otomatis dari bawah ke atas (bottom-up). Pertumbuhan ini sangat penting mengingat desa adalah pilar ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Mendorong Pertumbuhan UMKM Nasional
Harapan besar disematkan bagi jutaan UMKM yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Paiman mengajak seluruh aparatur desa dan pengelola BUMDes untuk lebih kreatif dalam menjemput bola. Potensi batik Klaten, misalnya, adalah aset luar biasa yang jika dikelola dengan manajemen pasar yang modern melalui BUMDes, bisa merambah pasar internasional.

“Mari kita tumbuhkan UMKM di desa-desa. Jika ekonomi desa bergerak, Indonesia akan jauh lebih kuat,” tutupnya dengan nada optimis. Melalui kunjungan ini, Kemendes PDTT berkomitmen untuk terus memantau efektivitas BUMDes dalam memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Internet Rakyat: Senjata Baru BUMDesa Sragen Mandiri Digital

30 Mei 2026 - 18:42 WIB

Perangkat Internet Rakyat di Acara GAS 2026

Samsat Budiman: BUMDesa Gesit Amankan Pajak Desa

30 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Samsat Budiman

Strategi GAS Sragen 2026 Dongkrak Pendapatan Daerah

29 Mei 2026 - 16:44 WIB

Government Auto Show 2026 di Gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen

Hilirisasi Pinang Lima Puluh Kota Menembus Pasar Ekspor

29 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di EKBIS