Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

DESA · 25 Apr 2026 16:40 WIB ·

Kursi Panas BPD Bantarjaya: Sayiban Mardiansyah Siap Gebrak Dusun 3


					Kursi Panas BPD Bantarjaya: Sayiban Mardiansyah Siap Gebrak Dusun 3 Perbesar

Pebayuran, Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Demokrasi di Desa Bantarjaya sedang mendidih. Sayiban Mardiansyah, putra asli Kampung Leweng Gede, resmi maju bertarung memperebutkan kursi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) keterwakilan Dusun 3. Kehadirannya menjadi sinyal kuat bahwa warga dusun kini menuntut jembatan aspirasi yang lebih nyata, bukan sekadar lembaga formal pelengkap administratif desa.

Sejak pendaftaran dibuka pada Kamis (23/4/2026), antusiasme masyarakat Pebayuran, Kabupaten Bekasi, meningkat tajam. Sosok Sayiban muncul dengan visi provokatif: mengubah wajah BPD menjadi wadah yang transparan dan responsif. Ia berambisi menyudahi pola lama komunikasi satu arah antara pemerintah desa dan warga dusun.

Membongkar Kebuntuan Aspirasi Dusun
Mengapa pencalonan di Dusun 3 ini begitu penting? Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat merindukan perwakilan yang benar-benar tahu kondisi tanah becek dan keluhan warga di akar rumput. Sayiban berkomitmen penuh pada pengawasan jalannya pemerintahan desa secara terbuka, sebuah langkah yang krusial untuk memastikan uang rakyat kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan yang adil.

Misi yang diusungnya bukan sekadar janji manis. Sayiban menetapkan standar tinggi: menyerap aspirasi secara berkelanjutan dan membangun komunikasi aktif. Langkah ini diharapkan mampu merobohkan sekat-sekat informasi yang selama ini menghambat warga Dusun 3 dalam mendapatkan pelayanan cepat dan tepat.

Demokrasi Desa: Harapan Baru di Bantarjaya
Tingginya partisipasi calon anggota BPD dari berbagai wilayah menandakan bahwa masyarakat Bantarjaya mulai sadar akan pentingnya fungsi pengawasan. BPD ke depan tidak boleh lagi hanya menjadi “tukang stempel” kebijakan kepala desa.

Warga Dusun 3 berharap banyak pada keterwakilan wilayah sendiri. Dengan hadirnya kandidat yang dekat dengan lapangan, pemerataan pembangunan diharapkan tidak lagi menjadi slogan kosong, melainkan kenyataan yang bisa dirasakan oleh seluruh warga di RT 01/RW 12 dan sekitarnya. Pemilihan ini menjadi momentum bagi Desa Bantarjaya untuk melahirkan kebijakan yang benar-benar memihak kepentingan masyarakat dusun.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jangan Salahkan Lahan: Masyarakatnya yang Tidur, Bukan Tanahnya!

25 April 2026 - 17:21 WIB

Bukan Sekadar Jabatan, Pemilihan BPD Bantarjaya Jadi Ajang Pembuktian

25 April 2026 - 15:28 WIB

Kades Loleo Menghilang, Warga Geruduk DPMD Halmahera Selatan

24 April 2026 - 19:06 WIB

TNI Bangun Rumah Layak di Perbatasan Desa Malaka

24 April 2026 - 17:13 WIB

Digitalisasi Aspirasi: Suparman Siap Kawal Transparansi BPD Bantarjaya

24 April 2026 - 12:34 WIB

Pesan Cinta untuk Bantarjaya: Ade Deris Siap Bergerak

23 April 2026 - 21:34 WIB

Trending di DESA