Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 25 Apr 2026 16:40 WIB ·

Kursi Panas BPD Bantarjaya: Sayiban Mardiansyah Siap Gebrak Dusun 3


					Kursi Panas BPD Bantarjaya: Sayiban Mardiansyah Siap Gebrak Dusun 3 Perbesar

Pebayuran, Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Demokrasi di Desa Bantarjaya sedang mendidih. Sayiban Mardiansyah, putra asli Kampung Leweng Gede, resmi maju bertarung memperebutkan kursi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) keterwakilan Dusun 3. Kehadirannya menjadi sinyal kuat bahwa warga dusun kini menuntut jembatan aspirasi yang lebih nyata, bukan sekadar lembaga formal pelengkap administratif desa.

Sejak pendaftaran dibuka pada Kamis (23/4/2026), antusiasme masyarakat Pebayuran, Kabupaten Bekasi, meningkat tajam. Sosok Sayiban muncul dengan visi provokatif: mengubah wajah BPD menjadi wadah yang transparan dan responsif. Ia berambisi menyudahi pola lama komunikasi satu arah antara pemerintah desa dan warga dusun.

Membongkar Kebuntuan Aspirasi Dusun
Mengapa pencalonan di Dusun 3 ini begitu penting? Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat merindukan perwakilan yang benar-benar tahu kondisi tanah becek dan keluhan warga di akar rumput. Sayiban berkomitmen penuh pada pengawasan jalannya pemerintahan desa secara terbuka, sebuah langkah yang krusial untuk memastikan uang rakyat kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan yang adil.

Misi yang diusungnya bukan sekadar janji manis. Sayiban menetapkan standar tinggi: menyerap aspirasi secara berkelanjutan dan membangun komunikasi aktif. Langkah ini diharapkan mampu merobohkan sekat-sekat informasi yang selama ini menghambat warga Dusun 3 dalam mendapatkan pelayanan cepat dan tepat.

Demokrasi Desa: Harapan Baru di Bantarjaya
Tingginya partisipasi calon anggota BPD dari berbagai wilayah menandakan bahwa masyarakat Bantarjaya mulai sadar akan pentingnya fungsi pengawasan. BPD ke depan tidak boleh lagi hanya menjadi “tukang stempel” kebijakan kepala desa.

Warga Dusun 3 berharap banyak pada keterwakilan wilayah sendiri. Dengan hadirnya kandidat yang dekat dengan lapangan, pemerataan pembangunan diharapkan tidak lagi menjadi slogan kosong, melainkan kenyataan yang bisa dirasakan oleh seluruh warga di RT 01/RW 12 dan sekitarnya. Pemilihan ini menjadi momentum bagi Desa Bantarjaya untuk melahirkan kebijakan yang benar-benar memihak kepentingan masyarakat dusun.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pindang Srani: Rahasia Harmonisasi Petinggi Desa Jepara

15 Juni 2026 - 11:00 WIB

Dilema Dana CSR Desa Tamainusi: Antara Pembangunan dan Penjara

15 Juni 2026 - 09:05 WIB

Lewat Sentuhan Digital, Potensi Tersembunyi Desa Wisata Guranjhil Siap Mendunia

13 Juni 2026 - 17:49 WIB

Nagari Ladang Panjang Perkuat Benteng Desa Lawan Narkoba

13 Juni 2026 - 15:43 WIB

Ujian Nyata Dua Kades PAW Bojonegoro Memimpin Desa

11 Juni 2026 - 18:40 WIB

Desa Ketanggan Berhasil Legalkan Tanah Aset Desa

9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Trending di DESA