Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Tragedi KM Cipta Anugrah menyisakan duka mendalam saat dua jenazah korban akhirnya tiba di Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, Selasa (17/3/2026).
Kedua korban, Ariadin (43) dan Arif Jaya (42), merupakan kru kapal yang selama ini berlayar di rute Bonerate–Selayar. Keduanya meninggal dunia dalam insiden ledakan dan kebakaran kapal yang terjadi di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng sehari sebelumnya.

Sejak pagi, keluarga, kerabat, dan warga telah berkumpul di dermaga menunggu kedatangan jenazah. Perahu jenis jolor yang mengangkut jenazah dari Dermaga Patumbukan, Selayar, merapat perlahan di sisi dermaga Bonerate.
Saat peti jenazah diangkat dari perahu dan dinaikkan ke atas dermaga, suasana hening menyelimuti lokasi. Warga yang hadir membantu proses pengangkatan dengan penuh kehati-hatian. Di sela-sela itu, terdengar suara saling mengingatkan, “hati-hati, awas licin,” saat memindahkan peti jenazah ke daratan.
Beberapa anggota keluarga tampak menahan duka, sebagian menitikkan air mata. Sementara warga lainnya menundukkan kepala dan mengiringi proses tersebut dengan doa. Kepulangan kedua pelaut itu menghadirkan kesedihan yang mendalam bagi masyarakat setempat.

Setibanya di rumah duka, jenazah segera dishalatkan oleh keluarga dan warga. Selanjutnya, kedua jenazah dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk dimakamkan.

Bagi masyarakat Pasimarannu, Ariadin dan Arif Jaya dikenal sebagai pelaut yang menggantungkan hidup dari aktivitas pelayaran rakyat. Melalui rute Bonerate–Selayar, mereka turut menjadi bagian dari distribusi kebutuhan pokok bagi masyarakat kepulauan.
Sebelumnya, KM Cipta Anugrah, kapal pengangkut barang yang melayani rute Benteng–Bonerate, terbakar hebat di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 06.30 Wita. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik saat mesin kapal dinyalakan.

Ledakan yang terjadi memicu kebakaran besar hingga menghanguskan sebagian badan kapal beserta muatan yang terdiri dari sembako, tabung gas elpiji, bahan bakar, dan barang kebutuhan lainnya.
Peristiwa ini menjadi duka bagi masyarakat Bonerate dan Kecamatan Pasimarannu. Kepergian dua pelaut tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga dan warga yang selama ini mengenal mereka sebagai pekerja keras di laut.

kontributor Desamerdeka.id wilayah Sulawesi Selatan. Aktif meliput isu-isu sosial, pemerintahan desa, dan dinamika pembangunan masyarakat pesisir.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.