Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Di bawah kubah Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang megah, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, memberikan perspektif baru tentang ibadah puasa. Pada malam kedua Ramadan 1447 Hijriah, Kamis (19/2/2026), Mahyeldi menekankan bahwa Ramadan tahun ini adalah “madrasah sosial” yang krusial bagi warga Sumbar untuk bangkit pasca-bencana banjir.
Bagi Mahyeldi, ketakwaan tidak boleh berhenti di atas sajadah. Ia mendorong masyarakat untuk menerjemahkan nilai ibadah menjadi aksi nyata, terutama dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi daerah yang terdampak bencana. Ramadan kali ini menjadi ujian empati: sejauh mana masyarakat mampu bergotong-royong membantu sesama yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.
Kesalehan Sosial di Tengah Pemulihan
Sudut pandang out of the box yang ditawarkan adalah konsep kesalehan transaksional dengan Tuhan yang berdampak horizontal pada manusia. “Ketakwaan itu wujudnya adalah kejujuran bekerja dan amanah dalam jabatan. Di tengah upaya pemulihan pasca-banjir, solidaritas adalah bentuk ibadah yang paling nyata,” ungkap Mahyeldi di hadapan jemaah.
Puasa tahun ini bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan latihan kedisiplinan dan kepekaan sosial. Nilai-nilai inilah yang dianggap sebagai fondasi utama untuk membangun kembali Sumatera Barat menjadi provinsi yang lebih tangguh menghadapi tantangan alam di masa depan.
Investasi Karakter Generasi Muda
Mahyeldi juga memberikan perhatian khusus pada generasi muda. Ia memandang Ramadan sebagai laboratorium karakter untuk mencetak pemuda yang berintegritas. Dengan literasi Al-Qur’an yang kuat dan keterlibatan dalam kegiatan positif, anak muda Sumbar diharapkan menjauhi perilaku destruktif yang merusak masa depan.
Menurutnya, jika anak muda mampu menyerap esensi kesabaran dan tanggung jawab dari madrasah Ramadan, maka keberlanjutan pembangunan daerah akan berada di tangan yang tepat. “Jika generasi mudanya kokoh, maka Sumatera Barat otomatis akan semakin kuat,” pungkasnya.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.