Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 24 Feb 2026 16:28 WIB ·

Lombok Timur Berkilau: Tradisi Lampu Hias Desa Berhadiah Spesial


					Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin Perbesar

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin

Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat [DESA MERDEKA] – Wajah pedesaan di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dipastikan akan berubah drastis menjadi lautan cahaya selama Ramadan 1447 Hijriah. Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, secara resmi menginstruksikan seluruh Kepala Desa untuk memasang lampu hias di setiap sudut jalan dan gang menuju masjid guna menciptakan suasana ibadah yang semarak sekaligus estetis.

Langkah ini bukan sekadar imbauan lisan. Pemerintah Kabupaten akan segera menerbitkan surat edaran resmi guna menyeragamkan semarak cahaya di seluruh wilayah. Menariknya, inisiatif ini dikemas dalam bentuk kompetisi antardesa dengan janji hadiah menarik bagi desa yang mampu menyajikan tatanan lampu paling unik dan lingkungan paling bersih.

Cahaya sebagai Simbol Keamanan dan Keindahan
Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa pendar cahaya lampu hias ini memiliki fungsi ganda. Selain memperkuat nuansa religius, pemasangan lampu jalan menjadi strategi untuk mengukuhkan citra Lombok Timur sebagai kabupaten yang aman dan indah di mata wisatawan maupun masyarakat lokal.

“Kita ingin diakui keamanan dan keindahan daerah kita. Pemasangan lampu jalan di bulan Ramadan ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkap Haerul Warisin saat memberikan keterangan resminya.

Menghargai Kreativitas Pemuda Desa
Fenomena pemasangan lampu hias sebenarnya sudah menjadi tradisi turun-temurun di Bumi Patuh Karya. Hampir setiap desa secara swadaya menghias gerbang, halaman masjid, hingga lorong-lorong gang dengan lampu warna-warni. Namun, tahun ini pemerintah ingin memberikan apresiasi lebih terhadap kerja keras masyarakat, khususnya para pemuda yang menjadi motor penggerak kreativitas di desa.

Dengan adanya penilaian resmi dan hadiah yang disiapkan, Haerul Warisin berharap masyarakat semakin termotivasi menjaga kebersihan lingkungan. Transformasi cahaya ini diharapkan tidak hanya mempercantik desa secara visual, tetapi juga menghidupkan semangat gotong royong dan kegembiraan spiritual di sepanjang bulan suci.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gubernur Mahyeldi: Kesiapsiagaan Bencana Harus Menjadi Budaya Masyarakat

2 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Momentum Hari Jadi ke-81 Sumbar Makin Bermakna

2 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Kawal Transisi Desa, Camat Pebayuran Kumpulkan Pj Kades

29 September 2026 - 11:51 WIB

Pendekatan Humanis Warga Percepat Proyek Fly Over Sitinjau

19 September 2026 - 11:12 WIB

Menghidupkan “Mati Suri” Digital di Gerbang Batas Belu

19 September 2026 - 06:45 WIB

Petaka Kotak Kuning di Ujung Antrean Tapal Batas

11 September 2026 - 12:36 WIB

Trending di KABAR PEMDA