Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 13 Feb 2026 18:54 WIB ·

BUMKal Punokawan Tepus Buktikan Bisnis Desa Bisa Transparan


					BUMKal Punokawan Tepus Buktikan Bisnis Desa Bisa Transparan Perbesar

Gunungkidul, Yogyakarta [DESA MERDEKA] Di tengah tantangan pengelolaan ekonomi desa, BUMKal Punokawan Kalurahan Tepus menunjukkan kelasnya sebagai entitas bisnis yang sehat dan akuntabel. Dalam forum Musyawarah Kalurahan (Muskal) yang digelar Kamis (12/2/2026), pengurus BUMKal secara berani membedah rapor merah-hijau kinerja keuangan mereka di hadapan publik dan pemangku kepentingan.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan strategi menjaga kepercayaan (*trust*) masyarakat sebagai pemegang saham tertinggi di desa. Direktur BUMKal Punokawan, Turistyo, memaparkan rincian pendapatan, beban operasional, hingga laba bersih yang berhasil dibukukan selama satu tahun buku 2025 secara mendetail.

“Kami sampaikan secara terbuka. Pendapatan dari mana, beban usaha untuk apa, hingga laba yang dihasilkan. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban profesional kami kepada warga Tepus,” tegas Turistyo di hadapan Lurah, Bamuskal, dan perwakilan Kapanewon Tepus.

Bukan Sekadar Angka, Tapi Inovasi Lokal

Apresiasi mengalir dari Pemerintah Kalurahan Tepus. Lurah Tepus menilai transparansi ini adalah modal utama untuk melakukan ekspansi bisnis di masa depan. Namun, catatan kritis datang dari Bamuskal yang mengingatkan bahwa BUMKal tidak boleh berpuas diri hanya pada laporan keuangan yang “hijau”.

Ketua Bamuskal menekankan bahwa tantangan tahun 2026 adalah bagaimana laba tersebut dikonversi menjadi inovasi berbasis potensi lokal. Senada dengan hal tersebut, perwakilan Kapanewon Tepus, Sumarlan, SE, mengingatkan bahwa laporan tahunan adalah instrumen pembinaan agar administrasi tetap tertib dan finansial tetap sehat.

Menatap Kemandirian Ekonomi 2026

BUMKal Punokawan kini membidik peran yang lebih besar sebagai motor penggerak ekonomi desa. Forum Muskal ini menjadi ruang dialog dua arah: pengurus memaparkan hasil, sementara masyarakat memberikan masukan untuk strategi pengembangan usaha tahun depan.

Dengan tata kelola yang bersih dan dukungan penuh dari pemerintah kalurahan, BUMKal Punokawan optimistis mampu mendongkrak Pendapatan Asli Kalurahan (PAK) secara signifikan. Transparansi yang ditunjukkan di Kalurahan Tepus ini diharapkan menjadi standar baru bagi pengelolaan BUM Desa lainnya di wilayah Gunungkidul untuk menjauhkan kesan pengelolaan bisnis desa yang “gelap” dan tidak terukur.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Trending di RAGAM