Opini [DESA MERDEKA] – Angga Saputra, S.Tr.T., M.T., M.Ds., Dosen Pada Teknik Mesin Politeknik Negeri Samarinda
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah kini menjadi perhatian utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda. Di tengah pelaksanaannya, muncul pertanyaan masyarakat mengenai keamanan wadah atau ompreng yang digunakan. Faktanya, ompreng tersebut menggunakan material stainless steel tipe 304 (AISI 304) yang merupakan standar emas dalam industri pangan dunia.
Pemilihan material ini bukan tanpa alasan. Stainless steel 304 telah lama menjadi standar global untuk peralatan rumah sakit dan katering karena sifatnya yang food grade. Material ini mengandung sekitar 18% kromium dan 8% nikel, membuatnya tahan korosi, tidak mudah berkarat, dan tidak bereaksi secara kimia dengan makanan panas maupun dingin.
Keunggulan Stainless Steel 304 Dibanding Tipe Lain
Dalam industri, terdapat jenis lain seperti stainless steel 201 yang harganya lebih murah. Namun, tipe 201 memiliki ketahanan korosi yang rendah dan tidak disarankan untuk kontak langsung dengan makanan dalam jangka panjang. Sebaliknya, tipe 304 sangat cocok bagi anak-anak sekolah karena tahan terhadap pencucian berulang dan tidak mengandung bahan berbahaya atau kontaminan.
Proses Produksi yang Ketat dan Higienis
Untuk memastikan keamanan, ompreng ini melalui proses manufaktur yang sistematis:
- Pemilihan Bahan: Lembaran baja tahan karat dipilih sesuai standar kualitas.
- Pembentukan: Menggunakan mesin press atau proses deep drawing untuk membentuk wadah.
- Finishing: Permukaan dihaluskan (polishing) agar mudah dicuci dan tidak menyimpan sisa makanan.
- Pengujian Mutu: Tahap akhir pembersihan dan pengujian kelayakan sebagai wadah makanan.
Investasi pada material berkualitas ini menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap keamanan pangan di sekolah-sekolah. Pemahaman yang benar mengenai standar industri ini sangat penting agar diskusi publik tetap konstruktif dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas SDM Indonesia.
Referensi
- Detik Food – Ompreng stainless steel 304 jadi standar MBG
https://food.detik.com/info-kuliner/d-8082771 - ANTARA News – BGN selidiki dugaan ompreng MBG mengandung minyak babi
https://www.antaranews.com/berita/5093837 - Kompas TV – Spesifikasi ompreng MBG
https://www.kompas.tv/nasional/614206 - Nickel Institute – Food contact stainless steel
https://www.nickelinstitute.org
Alvianus Kristian Sumual, S.E., M.E. adalah seorang akademisi dan pakar ekonomi yang saat ini mengabdi sebagai Dosen Ilmu Aktuaria di Institut Teknologi Kalimantan (ITK).


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.