Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 20 Jan 2026 11:54 WIB ·

Sumbereja Rancang Masa Depan: Aspirasi Warga Jadi Prioritas 2027


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Desa Sumbereja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, baru saja membuktikan bahwa pembangunan daerah tidak lagi bersifat instruksi dari atas ke bawah (top-down). Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Desa pada Selasa (20/1/2026), desa ini resmi meletakkan fondasi anggaran untuk tahun 2027 dengan melibatkan “suara akar rumput” secara langsung.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Sumbereja, Radim Iryanto, S.Ap., M.Si., menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan ruang bagi masyarakat untuk merebut kendali pembangunan desa. Ia memastikan bahwa arah kebijakan anggaran ke depan akan didikte oleh kebutuhan nyata warga, bukan sekadar keinginan sepihak pemerintah desa.

Menyaring Usulan Lewat Skala Prioritas
Dalam rapat yang dihadiri berbagai elemen strategis—mulai dari BPD, Babinsa, Karang Taruna, hingga tokoh agama—Radim menginstruksikan agar setiap usulan yang masuk disaring melalui skala prioritas. Hal ini krusial mengingat keterbatasan anggaran desa yang harus dibagi secara adil untuk pembangunan fisik maupun pemberdayaan manusia.

“Kita ingin memastikan setiap usulan pembangunan benar-benar berasal dari kebutuhan masyarakat. Realisasinya akan dilakukan secara bertahap berdasarkan urgensi yang ada,” jelas Radim Iryanto.

Transparansi dan akuntabilitas menjadi kata kunci dalam perencanaan kali ini. Dengan melibatkan RT/RW hingga Ketua PKK, setiap sen dana desa diharapkan dapat dipertanggungjawabkan secara sosial dan memberikan dampak ekonomi yang terukur bagi kesejahteraan warga.

Inklusi dan Sinergi Menuju 2027
Sudut pandang menarik dari Musrenbang Sumbereja kali ini adalah penekanan pada pembangunan yang inklusif. Tidak hanya fokus pada infrastruktur jalan, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan keberlanjutan. Kehadiran berbagai kelompok masyarakat menunjukkan adanya energi kolektif untuk menjaga arah desa tetap pada jalur yang benar.

Sinergi antara Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, dan unsur pemuda melalui Karang Taruna dipandang sebagai modal utama. Pj Desa Sumbereja optimistis bahwa dengan perencanaan yang matang sejak awal 2026, anggaran tahun 2027 akan menjadi momentum emas bagi percepatan kemandirian desa.

“Dengan kebersamaan, kami optimistis pembangunan Desa Sumbereja akan lebih terencana dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pindang Srani: Rahasia Harmonisasi Petinggi Desa Jepara

15 Juni 2026 - 11:00 WIB

Dilema Dana CSR Desa Tamainusi: Antara Pembangunan dan Penjara

15 Juni 2026 - 09:05 WIB

Lewat Sentuhan Digital, Potensi Tersembunyi Desa Wisata Guranjhil Siap Mendunia

13 Juni 2026 - 17:49 WIB

Nagari Ladang Panjang Perkuat Benteng Desa Lawan Narkoba

13 Juni 2026 - 15:43 WIB

Ujian Nyata Dua Kades PAW Bojonegoro Memimpin Desa

11 Juni 2026 - 18:40 WIB

Desa Ketanggan Berhasil Legalkan Tanah Aset Desa

9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Trending di DESA