Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PUSAT · 12 Jan 2026 15:07 WIB ·

Dana Desa Kini Jadi Modal Utama Koperasi Merah Putih


					Dana Desa Kini Jadi Modal Utama Koperasi Merah Putih Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Era baru pemanfaatan Dana Desa resmi dimulai. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, telah menerbitkan Permendesa Nomor 16 Tahun 2025 yang menginstruksikan penggunaan Dana Desa tahun 2026 sebagai “bahan bakar” utama implementasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Langkah ini menandai pergeseran radikal, di mana Dana Desa tidak lagi hanya fokus pada infrastruktur fisik, melainkan dialirkan langsung ke jantung penguatan ekonomi desa.

Dalam rapat koordinasi terbatas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2026), Yandri menegaskan bahwa payung hukum ini adalah mandat bagi seluruh desa di Indonesia. Melalui musyawarah desa (Musdes), dukungan dana wajib dikucurkan untuk menghidupkan ekosistem Kopdes Merah Putih.

“Kami sudah mengatur bahwa salah satu fokus penggunaan Dana Desa adalah untuk Koperasi Desa Merah Putih. Dari sisi legalitas, Insya Allah sudah termaktub kuat di Permendesa tersebut,” ujar Yandri di hadapan jajaran menteri kabinet.

Bukan Sekadar Koperasi, Tapi Jaringan Logistik Nasional
Sudut pandang menarik dari program ini adalah skalanya yang masif dan keterlibatan lintas sektor. Menko Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan data yang ambisius: sebanyak 40.000 Kopdes Merah Putih telah terdata siap bangun, sementara 26.000 lainnya sedang dalam proses pengerjaan.

Kopdes Merah Putih bukan sekadar toko desa biasa. Gerai-gerai ini diposisikan sebagai unit usaha strategis yang pembangunannya dikawal langsung oleh Agrinas Pangan dan menggandeng TNI di daerah. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Kopdes diproyeksikan menjadi tulang punggung rantai pasok pangan nasional yang menyentuh tingkat akar rumput.

Sinergi Lintas Kementerian
Rapat strategis ini menjadi bukti bahwa Koperasi Desa kini menjadi urusan multisektoral. Kehadiran Menteri Koperasi, Menteri Pertanian, hingga Menteri Kesehatan menunjukkan bahwa Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi solusi komprehensif. Mulai dari distribusi pupuk dan hasil tani, hingga penyediaan pangan bergizi untuk mendukung program kesehatan masyarakat.

Dengan regulasi baru ini, pemerintah daerah dan para kepala desa kini memiliki instruksi yang jelas: Dana Desa bukan lagi sekadar belanja anggaran, melainkan investasi ekonomi melalui wadah koperasi yang terintegrasi secara nasional.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 174 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Membalik Arus: Strategi Prabowo Jadikan Desa Benteng Ekonomi Ekonomi Nasional

14 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Di Balik Seremoni Jembatan Merah Putih Polri: Realitas atau Pencitraan?

14 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Saat Artificial Intelligence Menembus Batas Desa Mencari Korban TPPO

31 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Trending di KABAR PUSAT