Padang Pariaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Abdul Muhaimin Iskandar, melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada Rabu (17/12/2025). Kedatangan sosok yang akrab disapa Gus Imin ini disambut langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Kunjungan Menko Muhaimin kali ini membawa misi ganda, yakni penguatan sektor pendidikan melalui pemberdayaan masyarakat serta peninjauan langsung dampak bencana alam yang melanda wilayah tersebut.
Fokus Pemberdayaan Masyarakat dan Peninjauan Bencana
Setibanya di Ranah Minang sekitar pukul 11.28 WIB, Muhaimin Iskandar dijadwalkan langsung memberikan pembekalan kepada ribuan mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP). Pembekalan ini ditujukan bagi mahasiswa yang akan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Januari–Juni 2026.
Muhaimin menekankan pentingnya peran strategis mahasiswa sebagai motor penggerak ekonomi dan sosial di tengah masyarakat. Melalui program KKN, ia berharap mahasiswa mampu menghadirkan solusi konkret bagi persoalan desa dan kelurahan di Sumatera Barat.
Selain agenda akademis, Menko Muhaimin juga memprioritaskan peninjauan langsung ke sejumlah titik terdampak banjir di Kota Padang. Langkah ini diambil untuk memetakan kebutuhan mendesak serta memastikan langkah pemberdayaan ekonomi masyarakat pascabencana berjalan efektif.
Pesan Simpati dan Sinergi Pemerintah Pusat
Dalam keterangannya, Muhaimin menyampaikan permohonan maaf karena baru berkesempatan mengunjungi Sumatera Barat. Ia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah banjir yang telah memakan korban jiwa dan kerugian materiel yang tidak sedikit.
“Kami meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap bersabar dan tabah menghadapi musibah ini. Kami berharap Sumatera Barat dapat segera pulih dan bangkit melalui dukungan serta sinergi dari semua pihak,” ujar Muhaimin di sela-sela penyambutan.
Gubernur Mahyeldi menyambut hangat kehadiran Menko Muhaimin. Menurutnya, perhatian intensif dari pemerintah pusat, termasuk kehadiran para menteri, menjadi energi tambahan bagi warga Sumbar untuk mempercepat proses pemulihan daerah. Sinergi antara Menko Pemberdayaan Masyarakat dan pemerintah provinsi diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang memperkuat ketahanan sosial masyarakat Minangkabau di masa depan.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.