Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 17 Des 2025 13:21 WIB ·

Pemuda Nagari Kawal Alat Berat Normalisasi Sungai di Padang


					Pemuda Nagari Kawal Alat Berat Normalisasi Sungai di Padang Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Keamanan alat berat menjadi salah satu tantangan serius dalam proses penanggulangan bencana dan normalisasi sungai di Kota Padang. Guna memastikan pengerjaan berjalan tanpa kendala, para pemuda nagari kini mengambil peran strategis untuk melakukan penjagaan ketat terhadap alat berat yang beroperasi di wilayah terdampak bencana.

Langkah ini diambil menyusul adanya laporan kehilangan komponen alat berat yang dicuri oleh oknum tidak bertanggung jawab di salah satu lokasi bencana selama masa tanggap darurat. Pencurian tersebut dinilai sangat merugikan karena menghambat percepatan normalisasi sungai yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk mencegah banjir susulan.

Konsolidasi Pemuda dan Dukungan DPRD Sumbar
Untuk mengatasi masalah keamanan ini, para pemuda bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, melakukan konsolidasi intensif. Dalam diskusi tersebut, disepakati bahwa setiap lokasi pengerjaan akan dijaga oleh dua orang pemuda setempat.

Evi Yandri menyatakan komitmennya untuk menanggung seluruh operasional penjagaan tersebut. Sebagai wakil rakyat dari Dapil Padang, ia menyadari bahwa pengerahan alat berat untuk normalisasi sungai adalah prioritas utama selain pemenuhan kebutuhan pangan korban banjir bandang.

“Keamanan alat berat adalah kunci agar proses normalisasi tidak terhenti. Partisipasi pemuda nagari sangat penting untuk memastikan alat-alat ini aman dan bisa bekerja maksimal untuk masyarakat,” ungkap Evi Yandri.

Anak Nagari Jadi Jembatan Komunikasi
Selain bertugas dalam aspek keamanan, konsolidasi yang juga diikuti oleh OPD Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Konstruksi Provinsi Sumbar ini memberikan peran tambahan bagi anak nagari. Pemuda diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pelaksana proyek dan warga sekitar.

Jika terdapat kendala teknis atau gangguan di lapangan saat alat berat bekerja, para pemuda bertugas memberikan penjelasan yang persuasif kepada warga. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat menghambat pengerjaan di lokasi bencana.

Keterlibatan aktif pemuda ini menunjukkan bahwa anak nagari tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi garda terdepan dalam proses pemulihan infrastruktur pascabencana. Sinergi antara pemuda, pemerintah, dan dewan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan lingkungan dan memberikan rasa aman bagi petugas di lapangan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM