Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, secara resmi menerima audiensi pengurus Masjid Darul Huda Perumdam Punggai Siteba pada Sabtu (31/1/2026). Pertemuan ini menjadi langkah krusial dalam mekanisme penyaluran aspirasi masyarakat (pokir) untuk memastikan legalitas dan dukungan anggaran negara terhadap pembangunan fasilitas rumah ibadah di Kota Padang.
Dalam audiensi tersebut, pengurus masjid memaparkan laporan progres pembangunan fisik dan program pemberdayaan jamaah. Muhidi menegaskan bahwa dukungan terhadap sarana keagamaan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memenuhi hak warga negara atas kenyamanan beribadah, sebagaimana diatur dalam tata kelola bantuan hibah yang akuntabel.
Percepatan Renovasi Jelang Ramadan
Pengurus Masjid Darul Huda yang dipimpin oleh Muhammad Pathi menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan percepatan pembenahan infrastruktur guna menyambut bulan suci Ramadan. Fokus utama pembangunan meliputi peningkatan kualitas fasilitas utama dan pendukung kenyamanan jamaah, antara lain:
- Eksterior & Keamanan: Pemasangan pintu kaca aluminium, pegangan tangga samping, dan perbaikan kanopi area parkir.
- Interior & Estetika: Pemasangan shunda plafon beserta sistem pencahayaan, pemlesteran tiang teras, serta pengecatan ulang fasad masjid.
- Sarana Ibadah: Pengadaan karpet sholat kualitas tinggi untuk empat shaf dan area mihrab, serta perbaikan sistem suara (sound system) luar dan dalam.
- Fasilitas Pendukung: Penataan area dapur masjid dan penggantian pembatas shaf permanen untuk memisahkan area laki-laki dan perempuan secara representatif.
Aspek Hukum dan Dana Aspirasi (Pokir)
Dari perspektif hukum dan kebijakan publik, keterlibatan Ketua DPRD dalam mendukung renovasi ini berkaitan erat dengan penempatan Dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir). Muhidi menekankan pentingnya kesesuaian antara rencana pengerjaan fisik dengan regulasi administrasi agar bantuan yang diberikan memiliki landasan hukum yang kuat dan bebas dari penyimpangan.
“Masjid harus menjadi tempat yang nyaman dan ramah bagi semua kalangan, termasuk anak-anak. Melalui mekanisme aspirasi yang tepat, kita berupaya agar percepatan pembangunan ini berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Muhidi di sela pertemuan akrab tersebut.
Rombongan pengurus yang hadir, termasuk Sekretaris Umum Wanda Leksmana dan Dedi Depriadi, berharap melalui audiensi ini, Masjid Darul Huda mendapatkan dukungan penuh dalam penyelesaian proyek renovasi agar jamaah dapat melaksanakan ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk dan aman.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.