Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 28 Nov 2025 17:02 WIB ·

Warga Tapin Desak Gubernur Kalsel Kembalikan Kelola Tambatan Batu Bara


					Warga Tapin Desak Gubernur Kalsel Kembalikan Kelola Tambatan Batu Bara Perbesar

Kelompok Warga Sungai Puting Tapin Tagih Janji Gubernur Kalsel soal Pengelolaan Tambatan Kapal Tongkang

Tapin, Kalimantan Selatan [DESA MERDEKA] – Warga Desa Sungai Puting, Kecamatan Candi Laras, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali melayangkan permohonan bantuan kepada Gubernur Kalsel, H. Muhidin. Permintaan ini terkait pengembalian hak pengelolaan tambatan kapal tongkang batu bara di wilayah mereka, yang sebelumnya dikelola secara bersama oleh warga tiga desa. Aspirasi ini disampaikan setelah surat permohonan mereka beberapa pekan lalu belum mendapatkan respons dari pihak Gubernur.

Jaini, yang mewakili suara warga Desa Sungai Puting, mengungkapkan kekecewaan atas ketiadaan jawaban. “Sampai sekarang ini kami terkatung-katung menanti jawaban surat yang dilayangkan ke Gubernur Kalsel, tak ada jawaban sama sekali,” ungkap Jaini pada Jumat (28/11/2025).

Kronologi Pengambilalihan Kelola Tambatan
Surat yang dikirimkan kepada Gubernur Kalsel memuat kronologis masalah pengelolaan tambatan kapal. Awalnya, sejak berdirinya PT Antang Gunung Meratus, pengelolaan tambatan kapal batu bara di sana dilakukan secara bersama-sama oleh warga Desa Sungai Puting, Desa Pariok, dan Desa Hiyung. Lokasi tambatan bersama ini berada di wilayah Desa Sungai Puting.

Sebelumnya, hanya ada satu skema pengelolaan, yaitu Tambatan Bersama. Namun, belakangan ini muncul beberapa kelompok tambatan lain di Desa Sungai Puting. Salah satu kelompok yang disorot adalah Tambatan Jabalnor.

Warga menegaskan bahwa lokasi Tambatan Jabalnor ini dulunya merupakan bagian dari Tambatan Bersama yang dikelola oleh warga tiga desa. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, warga Desa Sungai Puting tidak lagi dapat menambatkan kapal mereka di lokasi tersebut tanpa adanya kejelasan dari pihak pengelola Jabalnor.

Kaitannya dengan Gubernur Kalsel
Lebih jauh, Jaini membeberkan informasi yang beredar di tengah masyarakat mengenai kepemilikan Tambatan Jabalnor. “Informasi yang kami ketahui, lokasi Tambatan Jabalnor milik Bapak Gubernur Kalsel H. Muhidin,” ungkap Jaini, mewakili keresahan warga.

Informasi inilah yang mendorong warga secara langsung meminta bantuan kepada Gubernur. Warga berharap H. Muhidin dapat bertindak membantu mereka agar dapat kembali bekerja seperti sedia kala, dengan pengelolaan tambatan yang dinilai adil dan merata bagi semua warga yang bergantung pada sektor tersebut.

Dampak Ekonomi Bagi Puluhan Warga
Jaini menjelaskan dampak langsung dari hilangnya hak kelola ini terhadap mata pencaharian warga. Sebelumnya, pengelolaan tambatan dilakukan dengan sistem jaga 24 jam yang melibatkan 13 petugas. Sistem bergilir ini berjalan selama 71 hari, sehingga terdapat 923 orang yang kehilangan pekerjaan akibat penghentian kerja sama tersebut. Kerugian pekerjaan ini telah berlangsung kurang lebih selama empat bulan.

Warga Desa Sungai Puting sangat berharap Gubernur dapat segera membantu menyelesaikan masalah ini dan mengembalikan pengelolaan tambatan di wilayah tersebut kepada warga asli yang telah lama mengelolanya. Pengembalian hak kelola ini dinilai krusial demi menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga warga.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sinergi Tiga Pilar Pebayuran Pasca-Pilkades di HUT TNI

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Wakaf TPU: Jurus Jitu Kades Terpilih Satukan Mekarjaya

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Jemu Janji Manis, Warga Obi Kompak Benahi Jalan

1 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Ritual Pendinginan: Harmoni Adat dan Modernitas Pesisir Malaka

29 September 2026 - 19:22 WIB

Pilkades Bantarjaya: Tumbangnya Petahana dan Ujian Pj Mursidi

29 September 2026 - 12:55 WIB

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Trending di KABAR DESA