Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 17 Nov 2025 04:44 WIB ·

Perempuan Desa Grobogan Kuasai Digital Marketing dan Henna Art


					Perempuan Desa Grobogan Kuasai Digital Marketing dan Henna Art Perbesar

Mahasiswa IMM Unimus Bekali Perempuan Desa Kandangrejo Grobogan Skill Digital dan Kewirausahaan

Grobogan, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Perempuan Desa Kandangrejo, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, kini selangkah lebih maju dalam menghadapi era digital. Melalui program inovatif Sekolah Perempuan Plus 2025 yang digagas oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), ibu-ibu desa dibekali dengan keterampilan ganda: pengolahan bawang merah dengan fokus pemasaran digital dan keterampilan tata rias dengan teknik henna art.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) ini memasuki tahap Pembekalan Minat Part 3 pada 4 Oktober 2025, yang menitikberatkan pada peningkatan keterampilan wirausaha berbasis teknologi.

Pemasaran Digital Shopee untuk Produk Bawang Merah
Dalam sesi pengolahan bawang merah, peserta dibekali secara mendalam mengenai teknik pemasaran digital menggunakan platform e-commerce populer, Shopee. Materi yang diberikan tidak hanya teoritis, melainkan langsung praktik, meliputi:

  • Panduan pembuatan akun dan manajemen toko online.
  • Teknik pengunggahan produk yang menarik.
  • Strategi promosi efektif untuk menjangkau pasar yang lebih luas di luar Grobogan.

Tim pelaksana juga menampilkan contoh-contoh toko online yang dikemas secara profesional, termasuk tips dan trik pengemasan produk yang sesuai standar e-commerce agar produk olahan bawang merah seperti bawang goreng memiliki nilai jual tinggi dan aman dalam pengiriman.

“Kami ingin ibu-ibu di Desa Kandangrejo mampu beradaptasi dengan era digital. Tidak cukup hanya bisa membuat produk, tetapi juga tahu bagaimana menjual dan mempromosikannya agar bernilai ekonomi,” tegas Ketua Tim Pelaksana, Reffi Naufal.

Antusiasme dirasakan oleh salah satu peserta di bidang pengolahan bawang merah, Siti Fatimah. “Saya baru tahu kalau jualan online ternyata tidak sesulit yang saya bayangkan. Sekarang saya jadi semangat mencoba menjual produk bawang goreng buatan saya lewat Shopee,” ungkapnya.

Henna Art Sebagai Peluang Usaha Rumahan
Selain fokus pada hasil pertanian, Sekolah Perempuan Plus 2025 juga membekali peserta dengan keterampilan di bidang jasa, yaitu tata rias dan henna art. Peserta mempraktikkan langsung teknik dasar membuat pola henna sederhana, mengenal bahan alami yang digunakan, serta dibekali pengetahuan mengenai cara memasarkan jasa rias dan henna secara daring. Keterampilan ini dilihat sebagai peluang usaha rumahan yang fleksibel dan memiliki potensi pasar yang menjanjikan di lingkup desa maupun kecamatan.

Melalui program terintegrasi ini, para perempuan Desa Kandangrejo tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis praktis, tetapi juga bekal kewirausahaan digital. Dengan kemampuan ganda ini, mereka diharapkan mampu membangun kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan sekaligus memperkuat peran perempuan desa dalam mendorong pembangunan dan inovasi ekonomi lokal. Program ini membuktikan sinergi kampus dan desa dalam menciptakan ekosistem wirausaha yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 10 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Diduga Beda Nama, Ijazah Balon Kades Karangsegar Dipersoalkan

19 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Warga Lubuk Minturun Desak DPRD Sumbar Benahi Sekolah

19 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Dilema UMKM Nagari Pangian Lintau Buo Menembus TikTok Shop

18 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Trending di KABAR DESA