Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 15 Nov 2025 22:03 WIB ·

Optimalkan Wakaf Rp2.000 T, Sumbar Gelar Konferensi Internasional


					Optimalkan Wakaf Rp2.000 T, Sumbar Gelar Konferensi Internasional Perbesar

Sumbar Kumpulkan Tokoh Global Dorong Wakaf Produktif, HNW Ungkap Potensi Rp2.000 Triliun

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menjadi tuan rumah perhelatan akbar Konferensi Wakaf Internasional 2025. Melalui acara puncaknya, Gala Dinner yang digelar di Auditorium Gubernuran pada Jumat (14/11/2025), Gubernur Mahyeldi Ansharullah secara langsung menyambut tokoh-tokoh penting dari dalam dan luar negeri untuk mendorong optimalisasi potensi wakaf produktif demi kemaslahatan umat.

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), yang turut hadir, menyoroti besarnya potensi wakaf di Indonesia yang mencapai Rp2.000 triliun per tahun. Namun, ia menyayangkan bahwa potensi yang baru berhasil dioptimalkan baru berada di kisaran Rp3,5 triliun.

“Kerja sama dengan dunia internasional, yang diinisiasi oleh konferensi ini, dapat membuka peluang besar bagi penguatan wakaf nasional,” tegas HNW. Ia berharap, konferensi ini mampu menghasilkan kolaborasi global dan menjadi solusi nyata atas berbagai tantangan ekonomi umat Islam.

Sumbar Tawarkan Kolaborasi Wakaf Global
Gala Dinner yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh jajaran penting seperti Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kamaruddin Amin, Ketua Baznas RI Noor Achmad, dan Pimpinan PM Gontor KH. Hasan Abdullah Sahal. Konferensi ini juga menarik perhatian delegasi wakaf dari sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Mesir, Kuwait, Saudi, Maroko, dan Syiria.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran para peserta. Ia menyebutkan bahwa malam jamuan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga wujud persaudaraan sejati.

“Para tamu terhormat telah datang membawa ilmu dan gagasan segar untuk kemaslahatan umat,” ujar Mahyeldi.

Gubernur menegaskan bahwa Sumbar memiliki sejarah panjang dan tradisi kuat dalam bidang wakaf dan pendidikan Islam, di mana banyak masjid, pesantren, dan lembaga pendidikan didirikan di atas tanah wakaf. Melalui konferensi ini, ia sangat berharap akan lahir kolaborasi baru yang kuat untuk memperkuat peran Sumbar dalam pengembangan wakaf produktif dan ekonomi syariah.

“Semoga pertemuan ini melahirkan inspirasi tidak hanya bagi Sumbar, tetapi juga bagi Indonesia, dan dunia Islam secara keseluruhan,” tambahnya.

Belajar dari Model Wakaf Negara Arab
Sementara itu, pakar wakaf dari Mesir, Dr. Moustafa Desouky Kasba, melihat Sumbar memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan wakaf dengan model yang lebih modern. Ia menawarkan agar Sumbar dapat mempelajari pengalaman negara-negara Arab yang telah mengelola wakaf selama ratusan tahun, termasuk menggunakan model Al Azhar yang telah teruji.

Menurut Moustafa, wakaf merupakan kekuatan sosial dan ekonomi jangka panjang. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk berbagi pengalaman praktis demi pengelolaan wakaf yang amanah, produktif, dan sesuai dengan tuntunan syariah. Ia menutup sambutannya dengan apresiasi tinggi kepada Gubernur Mahyeldi dan masyarakat Sumbar atas sambutan yang hangat.

Acara Gala Dinner tersebut turut diramaikan oleh kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Sumbar, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. Konferensi ini menandai komitmen Sumbar untuk memainkan peran sentral dalam transformasi wakaf nasional menuju pengelolaan global.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Desa Atue, Menjadi Percontohan Desa Produktif Ramah Lingkungan

9 Juni 2026 - 21:09 WIB

Pilkades Pasir Mayang: Tiga Calon Berebut Kursi Desa

9 Juni 2026 - 12:24 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

8 Juni 2026 - 20:57 WIB

Sumbar Perketat Distribusi BBM Subsidi demi Kesejahteraan Desa

8 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sinyal Mati Hidup di Desa Tambang, Ekonomi Terancam

8 Juni 2026 - 19:05 WIB

Warga Loleo Tuntut Investigasi Dana Desa yang Fiktif

8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Trending di RAGAM