Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 13 Nov 2025 15:16 WIB ·

Disdukcapil Jabar Jemput Bola, Warga Bekasi Senang


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Layanan Administrasi Kependudukan Gratis Diserbu Warga Pebayuran Bekasi

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Barat bersama Disdukcapil Kabupaten Bekasi sukses menggelar kegiatan pelayanan administrasi kependudukan terpadu di Kecamatan Pebayuran. Pelayanan yang dipusatkan di Desa Bantarjaya ini disambut antusias oleh ratusan masyarakat yang berbondong-bondong datang untuk mengurus berbagai dokumen penting.

Kolaborasi ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendekatkan layanan kependudukan ke tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari pusat kota. Masyarakat tak perlu lagi menghabiskan waktu dan biaya untuk pergi ke kantor Disdukcapil di Cikarang.

Oplus_131072

Komitmen Layanan Cepat, Mudah, dan Gratis
Kepala Bidang Fasilitasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Disdukcapil Provinsi Jawa Barat, Rida Farida, S.Sos, menegaskan bahwa kegiatan jemput bola ini merupakan upaya mempermudah warga.

“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami agar masyarakat mudah mengurus dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, hingga akta kematian. Prinsip kami, pelayanan harus cepat, mudah, dan transparan,” ujar Rida.

Ia menambahkan, pelayanan terpadu akan terus dilakukan secara berkala di berbagai wilayah Jabar sebagai bentuk pelayanan publik yang prima.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Dr. H. Carwinda, M.Si, menjelaskan bahwa layanan terpadu ini adalah strategi daerah untuk mempercepat penuntasan administrasi kependudukan di wilayah pelosok.

“Kami menjamin bahwa semua pelayanan kependudukan harus cepat, tepat, dan gratis, tanpa pungutan apa pun. Tidak boleh ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan hak administratifnya,” tegas Carwinda.

Menurutnya, kesadaran dan ketertiban masyarakat dalam memiliki dokumen kependudukan merupakan pondasi penting menuju pelayanan publik yang berkeadilan.

Sinergi Tiga Pilar dan Apresiasi Camat
Kegiatan pelayanan ini melibatkan sinergi penuh antara Disdukcapil Provinsi Jabar, Disdukcapil Kabupaten Bekasi, dan Pemerintah Kecamatan Pebayuran. Dari Provinsi, hadir juga Analis Kebijakan Ahli Muda Hasan Yusuf dan tim teknis. Sementara dari Kabupaten Bekasi, Kepala Dinas didampingi Penanggung Jawab Pelayanan Muhamad Rawal Yulius dan jajaran lainnya.

Camat Pebayuran, Hasyim Adnan Adha, S.STP., M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan, kami berterima kasih kepada Disdukcapil Provinsi dan Kabupaten yang sudah turun langsung. Layanan ini sangat membantu warga kami, terutama yang desanya jauh dari pusat pelayanan. Kami berharap kegiatan jemput bola Dukcapil ini dapat menjadi agenda rutin di Pebayuran,” ungkap Hasyim.

Antusiasme warga Desa Bantarjaya dan sekitarnya terbukti tinggi. Mereka merasa sangat terbantu karena dapat menuntaskan urusan dokumen tanpa biaya tambahan transportasi dan waktu yang terbuang. Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk memperluas cakupan layanan ini ke kecamatan lain, demi memastikan seluruh warga memperoleh hak administratifnya secara profesional dan merata.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM