Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 8 Nov 2025 17:25 WIB ·

Akses Ruang Angkasa: Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Fondasi Kedaulatan Bangsa!


					Akses Ruang Angkasa: Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Fondasi Kedaulatan Bangsa! Universitas Paramadina, Jakarta (07/11/2025) Perbesar

Akses Ruang Angkasa: Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Fondasi Kedaulatan Bangsa! Universitas Paramadina, Jakarta (07/11/2025)

Jakarta [DESA MERDEKA] Ruang angkasa telah bertransformasi dari sekadar latar fiksi ilmiah menjadi domain strategis kelima, setara dengan darat, laut, udara, dan siber. Pengakuan atas status krusial ini—yang merupakan fondasi bagi kedaulatan dan keselamatan nasional—ditekankan dalam diskusi publik “Equitable and Access to Space and Satellite” di Jakarta pada 7 November 2025.

Acara yang diselenggarakan oleh Paramadina Graduate School of Diplomacy bekerja sama dengan Indian Space Association (ISpA) dan South ASEAN International Advocacy & Consultancy (SAIAC) ini menyoroti perlunya pendekatan yang adil dan kolaboratif dalam tata kelola antariksa.

Wakil Rektor Universitas Paramadina, Prof. Dr. Iin Mayasari, menegaskan posisi ruang angkasa sebagai domain strategis. “Ruang angkasa kini menjadi fondasi tak terpisahkan dari kehidupan modern. Mulai dari sistem navigasi global (GPS) hingga peringatan dini bencana, semua bergantung padanya,” ujar Iin, menekankan bahwa pengelolaan domain ini memerlukan keikhlasan kolaborasi dari semua pihak.

Kesenjangan dan Literasi Satelit

Presiden SAIAC Chair, Shaanti Shamdasani, menyoroti bahwa transformasi digital sejatinya adalah ketergantungan pada satelit dan spektrum orbit. Ia mengingatkan bahwa ketimpangan akses antara negara maju dan berkembang adalah tantangan besar yang harus dijawab dengan kerja sama internasional berbasis keadilan dan kesetaraan. Literasi ruang angkasa di kalangan publik dan media pun menjadi krusial.

Pelajaran dari India: Teknologi untuk Rakyat

Sebagai Keynote Speaker, Lt. Gen. A.K. Bhatt, Direktur Jenderal ISpA, membagikan kisah sukses program antariksa India. Dengan anggaran terbatas, India berhasil mendaratkan wahana di kutub selatan bulan. “Fokus kami selalu sederhana: bagaimana teknologi antariksa dapat membantu kehidupan rakyat, bukan sekadar mencapai planet lain,” ungkapnya. Ia mendorong kolaborasi antara Asia Selatan dan Asia Tenggara untuk memastikan kemajuan ekonomi ruang angkasa dinikmati bersama.

Sementara itu, Prof. Dr. Erna Sri Adiningsih, Direktur Eksekutif INASA – BRIN, menekankan pentingnya pengelolaan space debris (sampah antariksa) dan peningkatan space situational awareness untuk menjamin keberlanjutan akses ruang angkasa sebagai tanggung jawab bersama.

Menutup diskusi, Wachid Ridwan dari Magister Hubungan Internasional Universitas Paramadina menegaskan bahwa ruang angkasa adalah warisan bersama umat manusia (the province of all mankind).

Oleh karena itu, diplomasi yang adil dan kolaboratif menjadi sebuah keharusan, dengan peran universitas yang penting dalam membentuk generasi yang memahami tata kelola ruang angkasa yang etis dan berkeadilan.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 132 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Luka di Bacan Barat: Saat Dana Kesehatan Desa Dikorupsi

20 April 2026 - 22:18 WIB

Trending di RAGAM