Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 17 Sep 2025 08:31 WIB ·

Maulid Nabi dan Milad Masjid Satukan Umat di Bone Bolango


					Maulid Nabi dan Milad Masjid Satukan Umat di Bone Bolango Perbesar

Bone Bolango, Gorontalo [DESA MERDEKA] Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Badan Ta’mirul Masjid (BTM) Nidaa Ul Khairaat di Kelurahan Pauwo, Kecamatan Kabila, berlangsung khidmat dan penuh makna. Acara ini semakin istimewa karena dirangkaikan dengan perayaan Milad ke-20 tahun berdirinya Masjid Nidaa Ul Khairaat.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Dr. Hi. Iwan Mustafa, yang juga merupakan Pembina Komisariat Daerah (KOMDA) Alkhairaat Bone Bolango. Turut hadir mendampingi beliau Ketua Dharma Wanita Persatuan serta Pembina Pengurus Daerah Wanita Islam Alkhairaat (WIA). Tampak pula Dewan Pembina Masjid, Habib Dr. Sofyan Al-Haddar, serta mantan Lurah dan pendiri masjid, Djafar Tomelo.

Ketua BTM Nidaa Ul Khairaat, Suleman Adadau, dalam laporannya menyampaikan bahwa perayaan Maulid Nabi merupakan bagian dari program tahunan PHBI. Menurutnya, momentum Maulid dan Milad ini menjadi kesempatan emas untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan penguatan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat.

“Perayaan Maulid bukan sekadar seremonial tahunan atau hanya melantunkan sholawat semalam suntuk, tetapi harus menjadi pengingat untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga kewajiban salat lima waktu,” tegas Suleman.

Senada dengan itu, Habib Dr. Sofyan Al-Haddar berharap semangat Maulid dapat menjadi cahaya yang terus menyala dalam kehidupan keluarga, ibadah, dan pengabdian masyarakat. “Mari kita jaga masjid ini sebagai rumah bersama dan menjadikan Rasulullah sebagai panutan utama, bukan hanya dalam momentum Maulid, tapi sepanjang hayat,” pesannya.

Sekretaris Daerah Iwan Mustafa mengapresiasi tinggi panitia dan jamaah yang telah menghidupkan syiar Islam. “Ini bukan hanya bentuk cinta kepada Rasulullah, tetapi juga wujud komitmen dalam menjaga peran masjid sebagai pusat pembinaan umat. Semoga Masjid Nidaa Ul Khairaat terus berkembang menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat,” harapnya.

Acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol Milad ke-20, doa bersama, serta pembagian makanan kepada para jamaah. Suasana penuh kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah terasa kuat sejak awal hingga akhir acara. Diharapkan, kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlaknya dan semangat memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 59 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM