Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali melakukan langkah strategis dalam menata birokrasi. Sebanyak 53 pejabat administrator dan pengawas resmi dilantik di Auditorium Gubernuran pada Selasa (2/9/2025). Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Arry Yuswandi, yang memberikan arahan tegas terkait efisiensi anggaran dan peningkatan kinerja.
Dalam sambutannya, Sekdaprov Arry Yuswandi menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum penting untuk memperkuat kinerja organisasi agar lebih adaptif menghadapi tantangan ke depan. Ia memberikan penekanan khusus pada efisiensi dan hasil nyata. “Indikator kinerja Bapak/Ibu bukan diukur dari seberapa sibuk bekerja, tetapi dari seberapa besar dampak yang dihasilkan bagi organisasi dan masyarakat,” ujarnya. Hal ini menyiratkan pesan kuat untuk meninggalkan budaya kerja yang berorientasi pada proses tanpa hasil konkret, yang sering kali berdampak pada pemborosan anggaran.
Lebih lanjut, Arry meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera menguasai bidang tugasnya dan mencari solusi atas setiap kendala yang dihadapi. Ini merupakan langkah proaktif untuk menghindari stagnasi dan memastikan setiap program kerja berjalan efektif. Pelantikan ini juga diharapkan mampu menjadi dorongan untuk meningkatkan pengabdian, profesionalisme, serta komitmen terhadap pelayanan publik yang berkualitas.
Tak lupa, Sekda juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan kekompakan dalam tim. Para pejabat diharapkan dapat memegang teguh Core Values ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam setiap langkah dan keputusan. Pesan ini relevan dengan kebutuhan untuk menekan biaya operasional yang tidak perlu. Dengan integritas yang kuat, potensi penyimpangan anggaran dapat diminimalisir, sehingga alokasi dana dapat lebih fokus pada program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pelantikan ini disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi pratama Pemprov Sumbar, termasuk Asisten Administrasi Umum Medi Iswandi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Adib Alfikri, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Fitriati. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap visi dan misi Sekdaprov dalam menciptakan birokrasi yang ramping, efektif, dan efisien demi kemajuan Sumbar.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.