Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

KESEHATAN · 18 Agu 2025 20:22 WIB ·

Srikandi BPJS Kesehatan Gaet Desa Sidomulyo


					Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Pemerintah Desa Sidomulyo. Senin, (11/8/2025). (Foto: Humas BPJS Kesehatan Cabang Palembang) Perbesar

Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Pemerintah Desa Sidomulyo. Senin, (11/8/2025). (Foto: Humas BPJS Kesehatan Cabang Palembang)

Banyuasin, Sumatera Selatan [DESA MERDEKA] Gotong royong untuk memastikan seluruh warga mendapatkan jaminan kesehatan kian terasa di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Melalui sebuah inovasi bernama Program SRIKANDI (Sinergi Rekrutmen Reaktivasi Peserta JKN), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Palembang kini merangkul pemerintah desa untuk mempercepat cakupan kepesertaan JKN, salah satunya Desa Sidomulyo.

Pada Senin, 11 Agustus 2025, Desa Sidomulyo secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Perjanjian ini menjadi tonggak penting dalam upaya mengoptimalkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di tingkat akar rumput. Berkat kolaborasi ini, sebanyak 200 warga desa Sidomulyo kini terdaftar sebagai peserta JKN.

Bukan Sekadar Data, Tapi Kesejahteraan

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Edy Surlis, mengapresiasi langkah maju yang diambil oleh pemerintah Desa Sidomulyo. Ia menegaskan, Program SRIKANDI bukan sekadar langkah administratif untuk mengejar target, melainkan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat. “Ini adalah cerminan sinergi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” jelas Edy.

Hal senada juga diungkapkan oleh Rini Pratiwi, Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin. Menurutnya, kepesertaan JKN adalah bentuk perlindungan kesehatan yang sangat vital. Rini berharap, inisiatif yang diambil oleh Desa Sidomulyo ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Banyuasin untuk bergerak proaktif dalam memastikan warganya terlindungi.

Mencapai Target Nasional

Langkah strategis melalui Program SRIKANDI ini menjadi upaya penting untuk mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025, yaitu 98,6 persen cakupan kepesertaan JKN secara nasional. Di Kabupaten Banyuasin sendiri, capaian kepesertaan sudah menyentuh 98,4 persen. Dengan adanya dukungan dari desa dan BUMDes melalui skema iuran bersama, BPJS Kesehatan optimistis target tersebut dapat segera terlampaui.

Penandatanganan PKS ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan sinergi antarlembaga—dari pemerintah pusat, kabupaten, hingga desa—adalah kunci untuk mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 41 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bidadari Surga: Benteng Desa Hadapi Kanker Paling Mematikan

17 April 2026 - 14:29 WIB

Proyek TRUST: Harapan Baru Rujukan Medis Warga Desa

14 April 2026 - 16:37 WIB

Moto SENYUM: Wajah Baru Layanan Kesehatan Halmahera Selatan

4 April 2026 - 08:44 WIB

Dokter Muda Jabar: Menjadi Cahaya Kesehatan di Pelosok Desa

1 April 2026 - 13:55 WIB

Jalan Santai Mahyeldi-Vasko: Cara Cair Dengar Aspirasi Warga

29 Maret 2026 - 20:56 WIB

Aksi Nyata PKK Samuya Kawal Ibu Hamil Berisiko

24 Maret 2026 - 16:16 WIB

Trending di KESEHATAN