Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 6 Agu 2025 21:17 WIB ·

61 Organisasi Perempuan Sumbar Bersatu Jadi Motor Pembangunan


					61 Organisasi Perempuan Sumbar Bersatu Jadi Motor Pembangunan Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Selama ini perempuan sering kali hanya dipandang sebagai pendukung di balik layar. Namun, sebuah gerakan besar di Sumatera Barat berusaha membalikkan narasi tersebut. Sebanyak 61 organisasi perempuan lintas sektoral melakukan konsolidasi besar-besaran untuk membuktikan bahwa kemajuan bangsa berada di tangan kepemimpinan perempuan yang terorganisasi.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumbar di Hotel Truntum Padang, Rabu (6/8/2025), lebih dari 160 perwakilan perempuan menegaskan posisi mereka sebagai solusi utama, bukan lagi sekadar pelengkap program pemerintah. Dengan tema “Perempuan Hebat, Bangsa Kuat”, pertemuan ini menjadi ajang pembuktian bahwa sinergi perempuan mampu mengurai benang kusut persoalan sosial di daerah.

Bukan Sekadar Kumpul-Kumpul, Tapi Solusi Konkret
Mewakili Gubernur Sumbar, Kepala DP3AP2A Sumbar, Dr. Herlin Sridiani, M.Kes, memberikan penekanan yang lugas: organisasi perempuan harus dikelola secara profesional layaknya entitas strategis. Menurutnya, potensi BKOW sangat besar untuk memperkuat partisipasi perempuan jika program kerja yang disusun tepat sasaran dan terukur dampaknya di tengah masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Ny. Harneli Mahyeldi selaku Penasihat BKOW menyoroti kekuatan “gotong royong lintas gender”. Ia percaya bahwa jika potensi seluruh anggota BKOW digerakkan secara kolektif, maka hambatan pembangunan yang selama ini sulit ditembus akan lebih mudah teratasi. Wadah kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat bertukar pikiran, tetapi juga mesin penggerak aksi nyata di lapangan.

Kepemimpinan Berbasis Jaringan Kuat
Ketua Umum BKOW Sumbar, Dianita Maulin Vasko, membawa visi yang optimis di tengah kompleksitas tantangan zaman. Ia menegaskan bahwa membangun jaringan kerja yang kuat adalah satu-satunya cara agar suara perempuan tetap relevan dalam pengambilan kebijakan nasional maupun daerah.

Untuk mendukung misi tersebut, Rakor ini dibekali dengan sesi peningkatan kapasitas yang mendalam. Para peserta dibekali materi dari para pakar, mulai dari etika berorganisasi oleh Elita Gaffar, manajemen organisasi oleh Dra. An Fauzia Rozani Syafei, hingga pemaparan strategi sinergi program oleh Dianita Maulin Vasko sendiri. Pembekalan ini bertujuan agar kepemimpinan perempuan di Sumatera Barat memiliki standar profesionalisme yang tinggi dan berkelanjutan.

Melalui langkah konsolidasi ini, Sumatera Barat sedang menyiapkan barisan pemimpin perempuan yang siap mengambil peran krusial dalam pembangunan ekonomi, pendidikan, hingga perlindungan sosial demi masa depan bangsa yang lebih tangguh.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pasca-Audit Investigasi, Warga Kembali Segel Kantor Desa Loleo

23 Juni 2026 - 06:10 WIB

10 Tahun Pembiaran Limbah TPA Blondo, Sawah Warga Mati!

20 Juni 2026 - 22:00 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

20 Juni 2026 - 20:22 WIB

Universitas Terbuka, Solusi Pendidikan Bagi Pemuda Desa di Halmahera Selatan

20 Juni 2026 - 09:36 WIB

Mangkir dari Audit Dana Desa, Kades Loleo dan Perangkatnya Terancam Sanksi Pidana!

20 Juni 2026 - 08:25 WIB

HTW Peringatkan Modus TPPO Berkedok Bisnis

20 Juni 2026 - 07:12 WIB

Trending di RAGAM