Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memeriahkan momen bersejarah ini. Ajakan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Gubernur Nomor 300/423/BKBP/2025 yang diterbitkan pada 25 Juli 2025.
“Peringatan HUT Kemerdekaan adalah momentum untuk memperkuat rasa kebangsaan, solidaritas, serta gotong royong di tengah masyarakat. Mari kita berpartisipasi aktif untuk memeriahkan momentum tersebut,” ujar Gubernur Mahyeldi di Padang, Jumat (1/8/2025).
Dalam edaran tersebut, Gubernur Mahyeldi merinci berbagai bentuk dukungan yang dapat diberikan oleh instansi pemerintah maupun masyarakat. Salah satu poin utamanya adalah mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak di seluruh wilayah Sumbar, mulai 1 hingga 31 Agustus 2025.
Selain itu, ia juga mendorong seluruh pihak untuk menghias lingkungan dengan dekorasi bernuansa kemerdekaan, seperti umbul-umbul, spanduk, dan baliho. Mahyeldi secara khusus meminta penggunaan logo resmi HUT ke-80 RI yang dapat diunduh dari situs web Kementerian Sekretariat Negara, guna menciptakan keseragaman dan memperkuat pesan nasionalisme secara masif. “Ini penting agar semangat kemerdekaan tersampaikan secara seragam dan masif,” terangnya.
Tidak hanya sebatas perayaan, Mahyeldi juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan melalui semangat gotong royong. Ia menyebut gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan wujud nyata dari cinta tanah air.
Gubernur juga mendorong diadakannya berbagai perlombaan di tingkat lingkungan tempat tinggal dan kantor, dengan prinsip swadaya, hemat, sederhana, namun tetap meriah dan menyatukan. Untuk memberikan penghormatan kepada para pejuang, Mahyeldi secara khusus meminta seluruh Bupati dan Wali Kota di Sumbar untuk mengadakan acara silaturahmi dengan para veteran dan perintis kemerdekaan.
“Saya juga minta secara khusus kepada Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Barat, agar menggelar kegiatan ramah tamah dan silaturahmi dengan para perintis kemerdekaan. Itu merupakan bentuk penghargaan negara atas jasa-jasa yang telah mereka berikan,” tegasnya.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.