Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 1 Agu 2025 20:29 WIB ·

Gubernur Ajak Warga Sumbar Meriahkan HUT RI Ke-80 dengan Gotong Royong


					Gubernur Ajak Warga Sumbar Meriahkan HUT RI Ke-80 dengan Gotong Royong Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memeriahkan momen bersejarah ini. Ajakan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Gubernur Nomor 300/423/BKBP/2025 yang diterbitkan pada 25 Juli 2025.

“Peringatan HUT Kemerdekaan adalah momentum untuk memperkuat rasa kebangsaan, solidaritas, serta gotong royong di tengah masyarakat. Mari kita berpartisipasi aktif untuk memeriahkan momentum tersebut,” ujar Gubernur Mahyeldi di Padang, Jumat (1/8/2025).

Dalam edaran tersebut, Gubernur Mahyeldi merinci berbagai bentuk dukungan yang dapat diberikan oleh instansi pemerintah maupun masyarakat. Salah satu poin utamanya adalah mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak di seluruh wilayah Sumbar, mulai 1 hingga 31 Agustus 2025.

Selain itu, ia juga mendorong seluruh pihak untuk menghias lingkungan dengan dekorasi bernuansa kemerdekaan, seperti umbul-umbul, spanduk, dan baliho. Mahyeldi secara khusus meminta penggunaan logo resmi HUT ke-80 RI yang dapat diunduh dari situs web Kementerian Sekretariat Negara, guna menciptakan keseragaman dan memperkuat pesan nasionalisme secara masif. “Ini penting agar semangat kemerdekaan tersampaikan secara seragam dan masif,” terangnya.

Tidak hanya sebatas perayaan, Mahyeldi juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan melalui semangat gotong royong. Ia menyebut gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan wujud nyata dari cinta tanah air.

Gubernur juga mendorong diadakannya berbagai perlombaan di tingkat lingkungan tempat tinggal dan kantor, dengan prinsip swadaya, hemat, sederhana, namun tetap meriah dan menyatukan. Untuk memberikan penghormatan kepada para pejuang, Mahyeldi secara khusus meminta seluruh Bupati dan Wali Kota di Sumbar untuk mengadakan acara silaturahmi dengan para veteran dan perintis kemerdekaan.

“Saya juga minta secara khusus kepada Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Barat, agar menggelar kegiatan ramah tamah dan silaturahmi dengan para perintis kemerdekaan. Itu merupakan bentuk penghargaan negara atas jasa-jasa yang telah mereka berikan,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Etika Jurnalisme: Pilar Penjaga Marwah Pembangunan dari Desa

3 Mei 2026 - 12:13 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 27: Pariwisata Ramah Lingkungan

3 Mei 2026 - 09:57 WIB

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Trending di RAGAM