Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 16 Jul 2025 17:13 WIB ·

Pesilat Sumbar Siap Berlaga di Fornas VIII NTB


					Pesilat Sumbar Siap Berlaga di Fornas VIII NTB Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Vasco Ruseymi, yang juga menjabat Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumbar, secara resmi melepas tim Silat Tradisi menuju Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB). Acara pelepasan berlangsung di rumah dinas Wakil Gubernur pada Rabu (16/7/2025).

Turut hadir dalam acara pelepasan ini Ketua Harian IPSI Sumbar Martias Wanto, Ketua Umum Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Sumbar Prof. Indrayuda, S.Pd, M.Pd, Ph.D, Wakil Ketua PPSI Sumbar Firdyzon Idrus, SE, Bendahara Umum PPSI Darman, ST. MM, beserta jajaran pengurus lainnya, serta para atlet yang siap berlaga.

Prof. Indrayuda, Ketua Umum PPSI Sumbar, melaporkan bahwa kontingen Sumbar akan memberangkatkan total 12 pesilat tradisi. Mereka akan bertanding di Fornas VIII yang dijadwalkan berlangsung di NTB mulai 28 Juli hingga 1 Agustus 2025. “Kami mengirimkan 12 atlet, 1 pelatih, dan 2 ofisial ke ajang Fornas VIII ini. Saat ini, tim ofisial fokus mempersiapkan seluruh kebutuhan kontingen,” jelas Prof. Indrayuda, didampingi Wakil Ketua Firdyzon Idrus dan Bendahara Umum Darman, ST, MM.

Ia menambahkan, keberangkatan delapan pesilat dan seorang pelatih didanai oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumbar. Sementara itu, sisa anggota kontingen akan berangkat secara mandiri, menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi para atlet untuk mengharumkan nama daerah.

Pada kesempatan yang sama, Vasco Ruseymi mengajak generasi muda Minang untuk secara aktif melestarikan silat tradisi di Sumatera Barat. “Saya bersedia menjadi ketua IPSI dengan niat mengembangkan silek tradisi di ranah Minang,” tegas Wakil Gubernur.

Menurut Vasco, dahulu terdapat sekitar 200 aliran silat di Sumbar, namun kini banyak yang terancam punah. Oleh karena itu, ia sangat berharap agar generasi muda Minang turut serta melestarikan aliran-aliran silat yang hampir punah ini sebagai bagian penting dari warisan budaya. Vasco juga meminta seluruh pesilat yang akan bertanding untuk mempersiapkan diri secara optimal. Ia berharap keikutsertaan mereka dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Provinsi Sumatera Barat di kancah nasional.( H)(Marlim)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda di Obi: Konsolidasi 200 Armada Lokal Melawan Ketimpangan Logistik Desa

29 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Trending di RAGAM