Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

DESA · 15 Jul 2025 10:46 WIB ·

Dana Desa 20%: Sanggau Bergerak Tanam Jagung untuk Pangan!


					Eddy Santana, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM Pemdes) Kabupaten Sanggau Perbesar

Eddy Santana, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM Pemdes) Kabupaten Sanggau

Sanggau, Kalimantan Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah pusat menginstruksikan agar 20 persen dari dana desa dialokasikan untuk mendukung program ketahanan pangan. Kebijakan terbaru ini bertujuan mendorong swasembada pangan nasional melalui gerakan penanaman jagung.

“Dalam waktu dekat, alokasi 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan akan kami kolaborasikan dengan program ketahanan pangan yang ada di Polres,” jelas Eddy Santana, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM Pemdes) Kabupaten Sanggau, pada Selasa (15/7/2025).

Eddy memaparkan, bentuk konkret keterlibatan desa dalam program ini adalah penanaman jagung. Hari ini, 15 Juli 2025, Bupati Sanggau dan Kapolres Sanggau akan memaparkan detail program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo, untuk selanjutnya dilaksanakan di wilayah Sanggau.

“Targetnya satu desa satu hektar jagung. Dana untuk program ini akan dikombinasikan dengan kegiatan ketahanan pangan di desa yang memanfaatkan 20 persen dari dana desa,” ungkapnya.

Dengan dukungan penuh dari setiap desa, Eddy berharap program ketahanan pangan ini dapat mencapai target swasembada pangan yang telah dicanangkan pemerintah. Gerakan ini sejalan dengan skema penggunaan dana desa, yaitu melalui kegiatan penanaman jagung bersama pihak kepolisian.

“Untuk kesiapan desa, kami telah berkoordinasi dengan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sanggau serta beberapa koordinator tingkat kecamatan. Mereka menyambut baik inisiatif ini karena merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan,” pungkas Eddy.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi jagung, tetapi juga memperkuat kemandirian pangan di tingkat desa, sekaligus mendorong kolaborasi antarpihak untuk mencapai tujuan nasional.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dana Desa Situbondo Bermasalah: 16 Desa Terancam Dipolisikan

18 April 2026 - 01:21 WIB

Demokrasi Bantarjaya: Daftar Pemilih BPD Resmi Ditetapkan hari ini

16 April 2026 - 10:58 WIB

Soreang Digital: Strategi Mandiri Lewat Ikan dan AI

11 April 2026 - 03:17 WIB

Sengketa Lapak Popoh: Saat Realitas Sosial Beradu Aturan

11 April 2026 - 01:56 WIB

Prestasi vs Preseden: Nasib Desa Sukojati di Ujung Prosedur

11 April 2026 - 00:06 WIB

Lapak Panas Desa Popoh: Sengketa Adat atau Intimidasi?

10 April 2026 - 21:11 WIB

Trending di DESA