Lamongan, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Upaya penguatan penanganan stunting di tingkat desa terus digalakkan. Pemerintah Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, secara resmi melantik Tim Pembina Posyandu pada Minggu (13/7/2025). Pelantikan yang digelar di kawasan wisata lokal, Wisata Boyo Sirno (WBS), ini menjadi simbol semangat baru dalam pengentasan stunting di wilayah tersebut.
Kepala Desa Tambakrigadung, Moh Takim, menegaskan bahwa pembentukan tim ini merupakan wujud komitmen desa. Ini sejalan dengan program pemerintah pusat dan daerah dalam menekan angka stunting yang masih menjadi isu prioritas nasional. Ia berharap keberadaan tim baru ini mampu memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kader posyandu, serta organisasi kemasyarakatan seperti Aisyiyah dan Muslimat.
“Kegiatan posyandu bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak. Maka dari itu, mari kita jalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan semangat kolaborasi,” ujar Moh Takim.
Pelantikan ini sekaligus menandai peningkatan komitmen lokal dalam menanggapi masalah stunting. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Lamongan, angka stunting di kabupaten tersebut mengalami penurunan signifikan. Dari 27,05 persen pada 2022, turun menjadi 9,4 persen pada 2023, dan diproyeksikan menyentuh angka 6,9 persen pada 2024 — angka ini jauh di bawah target nasional sebesar 14 persen.
Takim juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi desa sebagai bagian dari strategi jangka panjang pencegahan stunting. Ia mengingatkan kembali Instruksi Presiden Nomor 9 terkait Koperasi Desa Merah Putih. Oleh karena itu, ia mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya kaum ibu, dalam kegiatan koperasi desa.
“Koperasi desa ini diharapkan mampu menjadi roda penggerak ekonomi lokal. Keterlibatan ibu-ibu dalam koperasi juga akan mendukung ketahanan keluarga dan berdampak positif pada gizi anak-anak di desa kita,” jelasnya.
Dengan pelantikan Tim Pembina Posyandu ini, Desa Tambakrigadung menegaskan posisinya sebagai salah satu desa di Lamongan yang aktif dan progresif. Desa ini berkomitmen kuat dalam menekan angka stunting dan mendorong pembangunan berkelanjutan, dimulai dari tingkat paling dasar.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.