Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

KESEHATAN · 13 Jul 2025 20:20 WIB ·

Lamongan: Desa Tambakrigadung Perangi Stunting, Ekonomi Maju!


					Pengukuhan tim pembina posyandu dengan tujuan turunkan angka stunting (Image courtesy: RRI) Perbesar

Pengukuhan tim pembina posyandu dengan tujuan turunkan angka stunting (Image courtesy: RRI)

Lamongan, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Upaya penguatan penanganan stunting di tingkat desa terus digalakkan. Pemerintah Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, secara resmi melantik Tim Pembina Posyandu pada Minggu (13/7/2025). Pelantikan yang digelar di kawasan wisata lokal, Wisata Boyo Sirno (WBS), ini menjadi simbol semangat baru dalam pengentasan stunting di wilayah tersebut.

Kepala Desa Tambakrigadung, Moh Takim, menegaskan bahwa pembentukan tim ini merupakan wujud komitmen desa. Ini sejalan dengan program pemerintah pusat dan daerah dalam menekan angka stunting yang masih menjadi isu prioritas nasional. Ia berharap keberadaan tim baru ini mampu memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kader posyandu, serta organisasi kemasyarakatan seperti Aisyiyah dan Muslimat.

“Kegiatan posyandu bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak. Maka dari itu, mari kita jalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan semangat kolaborasi,” ujar Moh Takim.

Pelantikan ini sekaligus menandai peningkatan komitmen lokal dalam menanggapi masalah stunting. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Lamongan, angka stunting di kabupaten tersebut mengalami penurunan signifikan. Dari 27,05 persen pada 2022, turun menjadi 9,4 persen pada 2023, dan diproyeksikan menyentuh angka 6,9 persen pada 2024 — angka ini jauh di bawah target nasional sebesar 14 persen.

Takim juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi desa sebagai bagian dari strategi jangka panjang pencegahan stunting. Ia mengingatkan kembali Instruksi Presiden Nomor 9 terkait Koperasi Desa Merah Putih. Oleh karena itu, ia mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya kaum ibu, dalam kegiatan koperasi desa.

“Koperasi desa ini diharapkan mampu menjadi roda penggerak ekonomi lokal. Keterlibatan ibu-ibu dalam koperasi juga akan mendukung ketahanan keluarga dan berdampak positif pada gizi anak-anak di desa kita,” jelasnya.

Dengan pelantikan Tim Pembina Posyandu ini, Desa Tambakrigadung menegaskan posisinya sebagai salah satu desa di Lamongan yang aktif dan progresif. Desa ini berkomitmen kuat dalam menekan angka stunting dan mendorong pembangunan berkelanjutan, dimulai dari tingkat paling dasar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bidadari Surga: Benteng Desa Hadapi Kanker Paling Mematikan

17 April 2026 - 14:29 WIB

Proyek TRUST: Harapan Baru Rujukan Medis Warga Desa

14 April 2026 - 16:37 WIB

Moto SENYUM: Wajah Baru Layanan Kesehatan Halmahera Selatan

4 April 2026 - 08:44 WIB

Dokter Muda Jabar: Menjadi Cahaya Kesehatan di Pelosok Desa

1 April 2026 - 13:55 WIB

Jalan Santai Mahyeldi-Vasko: Cara Cair Dengar Aspirasi Warga

29 Maret 2026 - 20:56 WIB

Aksi Nyata PKK Samuya Kawal Ibu Hamil Berisiko

24 Maret 2026 - 16:16 WIB

Trending di KESEHATAN