Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 27 Jun 2025 07:32 WIB ·

Desa Kemiri Panen Cabai: Dana Desa Tingkatkan Ketahanan Pangan!


					Desa Kemiri Panen Cabai: Dana Desa Tingkatkan Ketahanan Pangan! Perbesar

Malang [DESA MERDEKA] Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Rukun Jaya Makmur di Desa Kemiri, Kabupaten Malang. Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan BUM Desa tersebut dalam mengoptimalkan dana desa untuk sektor ketahanan pangan.

Menurut Mendes Yandri, alokasi 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan harus diarahkan pada peningkatan produktivitas ekonomi. Ini memastikan dana yang digunakan tidak habis sekali pakai, melainkan dapat terus berputar dan memberikan manfaat berkelanjutan. “Ini yang saya maksud 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan itu dibeginikan. Jadi jangan sekali pakai, kalau ini kan diputar. Ini bisa menyerap tenaga kerja, bisa menghasilkan uang, memperindah desa, pemberdayaan masyarakat, banyak manfaatnya,” jelas Mendes Yandri saat menghadiri panen cabai perdana di Desa Kemiri pada Kamis (26/6/2025).

Ia melanjutkan, keberhasilan Desa Kemiri ini merupakan contoh konkret desa yang siap mendukung program nasional. “Jadi ini salah satu desa ketahanan pangan, bagus ini untuk menyambut program Makan Bergizi Gratis, untuk ketersediaan bahan dan keterjangkauan harga juga bagus ini,” imbuhnya.

Inovasi lain yang mendapatkan pujian adalah penerapan sistem tumpang sari oleh BUM Desa Rukun Jaya Makmur. Di lahan garapan mereka, setidaknya empat jenis tanaman ditanam secara bersamaan. Sistem ini terbukti efektif dalam memanfaatkan lahan secara efisien, meningkatkan volume panen, mengurangi risiko gagal panen, serta mendongkrak pendapatan petani secara signifikan. Pendekatan ini diyakini dapat meningkatkan produktivitas lahan dan keuntungan bagi para petani lokal.

“Ini inovasi yang luar biasa, tumpang sari jeruk, cabai rawit, pokcoy sama bawang merah. Ini belum ada di tempat lain. Dan Pak Kades sudah melakukannya dengan dana desa melalui BUM Desa,” pungkas Mendes Yandri.

Sebagai informasi tambahan, sebelum melakukan panen cabai di Desa Kemiri, rombongan Mendes PDT Yandri Susanto juga sempat melakukan kegiatan petik kopi di desa yang sama. Turut mendampingi dalam kunjungan ini adalah Dirjen Pembangunan Desa dan Pedesaan Kemendes PDT Nugroho Setijo Nagoro, Staf Khusus Menteri Muhammad Afifuddin Zamroni, dan Tenaga Ahli Mendes PDT Zainuddin Maliki.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Diduga Beda Nama, Ijazah Balon Kades Karangsegar Dipersoalkan

19 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Warga Lubuk Minturun Desak DPRD Sumbar Benahi Sekolah

19 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Trending di KABAR DESA