Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 26 Jun 2025 22:58 WIB ·

Kapolsek Pebayuran Peduli, Bantu Warga Lawan Tumor Payudara


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Pebayuran, Bekasi [DESA MERDEKA] Kepedulian sosial tak mengenal batas pangkat maupun jabatan. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Kapolsek Pebayuran, AKP Iing Suhaeri, S.H., saat menyambangi kediaman Yanti (32), seorang warga Kampung Pintu RT 05 RW 04, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Yanti saat ini tengah berjuang melawan penyakit tumor payudara dalam kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan.

Dengan penuh empati, Kapolsek Iing bersama jajaran anggotanya datang membawa bantuan kemanusiaan berupa paket sembako dan uang tunai. Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan harian Yanti, termasuk obat-obatan dan perlengkapan medis dasar yang diperlukan. Lebih dari sekadar bantuan materi, kunjungan ini merupakan bentuk nyata kehadiran dan kepedulian aparat negara terhadap warganya yang sedang berada dalam titik terendah.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tapi juga untuk menyampaikan bahwa Yanti tidak sendiri. Ada kami, ada masyarakat, dan banyak hati yang tergerak untuk membantunya. Mari kita bangun solidaritas kemanusiaan,” ujar AKP Iing Suhaeri dengan tulus.

Yanti, yang hanya bisa terbaring lemah, menyambut kehadiran rombongan kepolisian dengan tatapan sayu namun penuh harap. Sementara itu, sang ibu, Engkar, tak kuasa menahan haru dan rasa syukurnya atas perhatian luar biasa yang diberikan.

“Saya benar-benar terharu. Tidak menyangka Bapak Kapolsek dan para polisi datang langsung ke rumah kami. Bantuan ini sangat berarti, terutama untuk pengobatan dan kebutuhan harian Yanti. Terima kasih dari lubuk hati saya yang paling dalam,” ungkap Engkar sambil menahan air mata.

Kondisi Yanti adalah potret nyata dari banyaknya warga yang berjuang dalam kesunyian, menahan sakit di tengah himpitan ekonomi. Di sinilah peran sosial Polri menjadi sangat penting: hadir, peduli, dan menguatkan semangat warga.

Apa yang dilakukan oleh Polsek Pebayuran membuktikan bahwa Polri bukan hanya bertugas sebagai pengawal keamanan, tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan yang hadir di tengah masyarakat. Kehadiran mereka bukan sekadar untuk menegakkan hukum, melainkan untuk merawat harapan dan memberikan dukungan moral.

Langkah humanis ini diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berbagi dan bergerak bersama. Karena di setiap tetes empati dan uluran tangan, tersimpan kekuatan besar yang dapat menyembuhkan luka dan membangkitkan semangat hidup.
(Ahmad Syarifudin, C.BJ.,C.EJ)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

8 Juni 2026 - 20:57 WIB

Sumbar Perketat Distribusi BBM Subsidi demi Kesejahteraan Desa

8 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sinyal Mati Hidup di Desa Tambang, Ekonomi Terancam

8 Juni 2026 - 19:05 WIB

Warga Loleo Tuntut Investigasi Dana Desa yang Fiktif

8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Elvanadi Daftar Pilkades Air Merbau, Bawa Semangat Baru

8 Juni 2026 - 11:34 WIB

Karnaval Sedekah Bumi Desa Pelemgede: Pesta Rakyat Berbudaya

8 Juni 2026 - 09:28 WIB

Trending di RAGAM