Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KUMHANKAM · 12 Jun 2025 16:33 WIB ·

Tanah Kas Desa Tanambuah Terancam, Kades Nasrullah Lapor Polisi


					Kepala Desa Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, H. Muh. Nasrullah Perbesar

Kepala Desa Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, H. Muh. Nasrullah

Mamuju [DESA MERDEKA] Kepala Desa Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, H. Muh. Nasrullah, mengungkapkan kegeramannya atas polemik pengelolaan Tanah Kas Desa (TKD) yang tak kunjung usai. TKD seluas 5 hektare di desanya terancam hilang dan tak transparan dalam pengelolaannya. Hal ini membuat Kades Nasrullah berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan pihak pengelola aset ke kepolisian atas dugaan perampasan aset desa.

Kekesalan Nasrullah memuncak setelah berulang kali melayangkan surat panggilan kepada pihak pengelola TKD, namun tidak pernah mendapat respons atau kehadiran. “Sudah beberapa kali kita layangkan surat panggilan, tapi pihak pengelola Tanah Kas Desa tidak pernah mau datang ke Kantor Desa,” tegas Nasrullah pada Selasa, 3 Juni 2025 lalu.

Lebih lanjut, Nasrullah menjelaskan bahwa lahan kas desa tersebut telah ditanami sawit. Namun, selama masa panen dan berbuah, pihak pengelola tidak pernah menyampaikan laporan atau informasi apapun kepada Pemerintah Desa, selaku penanggung jawab dan pemilik sah tanah tersebut. Padahal, Tanah Kas Desa adalah aset penting yang seharusnya berkontribusi pada pendapatan dan pembangunan desa.

Meskipun pengelola mungkin memiliki surat perjanjian dari masa pemerintahan desa sebelumnya, Nasrullah menegaskan bahwa transparansi dan kepatuhan terhadap Pemerintah Desa yang sedang menjabat saat ini adalah mutlak. “Tidak ada lagi hak dan kewenangan Pemerintah Desa sebelumnya untuk mengatur pengelolaan Tanah Kas Desa itu,” tambahnya dengan nada tegas, menggarisbawahi pentingnya tertib administrasi dan hukum.

Upaya penyelesaian secara musyawarah pun telah diinisiasi. Baru-baru ini, sebuah pertemuan telah diselenggarakan dan dihadiri langsung oleh perwakilan Kecamatan serta Polsek Sampaga. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi terbaik agar pengelolaan TKD ini dapat diselesaikan secara damai dan transparan. Namun, lagi-lagi, pihak pengelola menunjukkan ketidakseriusan dengan tidak menghadiri pertemuan penting tersebut.

Nasrullah menjelaskan bahwa musyawarah bukan berarti niat untuk mengganti pengelola yang ada, yakni Tunru. “Kita adakan musyawarah bukan berarti Tunru selaku pengelola harus digantikan dengan yang lain. Artinya, jika keputusan dalam musyawarah masih sepakat dilanjutkan oleh Tunru yang menggarap tanah itu, maka perjanjian akan kita perbaharui kembali demi kejelasan dan transparansi,” ujarnya, menunjukkan upaya persuasif yang telah dilakukan.

Namun, jika Tunru sebagai pengelola tetap bersikukuh dan menganggap Pemerintah Desa saat ini tidak berhak mencampuri hasil serta pengelolaan TKD, Nasrullah tidak akan segan-segan mengambil langkah hukum. “Titik akhir dari permasalahan ini, jika Tunru terus ngotot dan menganggap Pemerintah sekarang tidak berhak mencampuri hasil dan pengelolaan Tanah Kas Desa, maka saya tidak segan-segan untuk mengambil langkah hukum dengan laporan sebagai perampasan aset desa,” pungkasnya.

Sebagai Kepala Desa Tanambuah, H. Muh. Nasrullah berkomitmen untuk terus berupaya mencari solusi terkait pengelolaan Tanah Kas Desa. Harapannya adalah agar pendapatan anggaran desa dapat meningkat signifikan, yang pada akhirnya akan digunakan untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tanambuah secara keseluruhan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Internet Rakyat: Antara Teknologi Canggih dan Kemandirian Desa

30 Mei 2026 - 19:48 WIB

Tebar Qurban Pemprov Sumbar Sukses Jangkau Mentawai

30 Mei 2026 - 15:47 WIB

Ambulans Desa: Saat Pejabat Tinggalkan Mobil Mewah

29 Mei 2026 - 20:25 WIB

Ambulans dari Anggaran Dinas: Langkah Berani Bupati Serang

29 Mei 2026 - 18:09 WIB

Sapi Kurban Wabup Tabalong Bahagiakan Warga Desa Lano

29 Mei 2026 - 12:18 WIB

Sapi Kurban Wapres Berdayakan Peternak Lokal Limapuluh Kota

29 Mei 2026 - 10:20 WIB

Trending di RAGAM