Padang [DESA MERDEKA] – Jaminan ketersediaan bahan baku semen untuk akselerasi infrastruktur desa di Sumatera Barat kini memasuki babak baru. Lompatan strategis terjadi di pucuk kepemimpinan industri semen nasional, di mana putra daerah sekaligus mantan Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, resmi didapuk menjadi Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).
Langkah besar ini membawa angin segar bagi keberlanjutan proyek fisik di pelosok nagari dan desa. Fondasi pembangunan seperti jalan usaha tani, irigasi, hingga jembatan desa di Sumbar selama ini sangat bergantung pada stabilitas pasokan pabrik lokal tersebut.
Sebelum bertolak ke Jakarta, pria yang akrab disapa Pak Arif ini menyempatkan diri berpamitan dengan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernuran pada Minggu (1/6/2025). Pertemuan ini bukan sekadar seremoni birokrasi, melainkan ruang penegasan agar sinergi korporasi dan pemerintah daerah dalam membangun pinggiran tetap terjaga kuat.
“Dukungan Pak Gubernur sangat luar biasa untuk Semen Padang,” ujar Indrieffouny Indra.
Selama masa kepemimpinannya, Semen Padang mendapat sokongan penuh dalam penyerapan produk untuk proyek lokal, kelancaran pasokan batu bara dari Jambi, hingga pembukaan jalur logistik di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu. Indrieffouny berharap, setelah dirinya memimpin holding Semen Indonesia, rantai pasok dan kolaborasi erat ini tidak kendor demi membentengi operasional perusahaan di tengah tantangan industri yang kian ketat.
Gubernur Mahyeldi Ansharullah tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian ini. Terpilihnya Arif sebagai nakhoda holding semen terbesar di tanah air merupakan prestasi konkret yang diharapkan membawa dampak positif langsung bagi daerah. Mahyeldi secara eksplisit menitipkan mandat pembangunan Sumbar kepada Arif agar kontribusi perusahaan terhadap daerah asal tidak terputus.
“Kalau bisa, setelah menjabat di Semen Indonesia, kontribusi untuk Sumatera Barat bisa terus berlanjut,” tegas Mahyeldi.
Penunjukan Indrieffouny Indra sendiri merupakan ketetapan resmi dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) SMGR yang digelar di Jakarta, Jumat (23/5/2025). Rekam jejaknya di ranah lokal kini menjadi modal utama untuk menggerakkan industri semen nasional yang ramah terhadap kebutuhan pembangunan daerah.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.