Bekasi [DESA MERDEKA] – Kepala Desa Karangpatri, Karsidi S.E., menunjukkan respons cepat dengan langsung menyambangi kediaman Ibu Enah (55), warga Kampung Kobak Pasir, RT 002/RW 01, Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, yang rumahnya roboh pada Minggu (1/5/2025) dini hari. Kejadian nahas ini menimpa Ibu Enah sekitar pukul 04.45 WIB. Beruntung, sebelumnya pada pukul 02.00 WIB, Ibu Enah sempat terbangun karena mendengar suara retakan kayu dari atap rumahnya. Berkat insting dan kewaspadaannya, ia segera membangunkan kedua anaknya untuk keluar rumah, sesaat sebelum atap rumah ambruk dan porak-poranda.
Mendengar musibah yang menimpa warganya, Karsidi S.E. tak menunda waktu. Ia segera mendatangi lokasi dan menyatakan kesediaannya untuk membantu perbaikan rumah Ibu Enah menggunakan dana pribadinya. “Ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai kepala desa untuk selalu hadir dan membantu masyarakat kami. Kami akan selalu ada di tengah-tengah warga,” tutur Karsidi di lokasi kejadian, menunjukkan komitmennya sebagai pemimpin.
Air mata haru dan ucapan syukur tak henti-hentinya keluar dari bibir Ibu Enah. Ia mengaku sangat berterima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh sang kepala desa. “Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kades. Bukan hanya satu, tapi beribu-ribu terima kasih. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan beliau. Kami bangga punya pemimpin seperti Pak Karsidi,” ucap Ibu Enah sambil terisak, menggambarkan betapa besar rasa terima kasihnya.
Apresiasi dan Saran dari Parade Nusantara
Sekretaris Jenderal Parade Nusantara DPD Kabupaten Bekasi, Misru Ariyanto, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap tindakan cepat Karsidi S.E. Menurutnya, respons Karsidi patut dijadikan contoh bagi kepala desa lainnya. “Kami dari Parade Nusantara sangat mengapresiasi respons cepat Pak Karsidi yang sigap turun ke lokasi dan bahkan siap membangun rumah warga dengan dana pribadi,” ujar Misru.
Namun, Misru juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang didanai oleh Dana Desa. Ia berharap kasus rumah roboh seperti ini dapat diakomodasi melalui skema tersebut di masa mendatang. “Program RTLH sudah punya dasar hukum dan regulasinya jelas. Kalau menggunakan Dana Desa, setiap tahun bisa membantu beberapa rumah warga yang tidak layak huni. Tinggal dikoordinasikan dengan pendamping desa dan dituangkan dalam Musrenbangdes,” jelas Misru, menekankan pentingnya perencanaan yang matang.
Parade Nusantara mendorong agar seluruh kepala desa di Indonesia dapat memanfaatkan Dana Desa secara maksimal dan terencana. Tujuannya agar program sosial seperti perbaikan rumah warga dapat berjalan secara berkelanjutan, adil, dan tidak membebani kepala desa secara pribadi. Hal ini sejalan dengan semangat otonomi desa dan pemberdayaan masyarakat.
misru Ariyanto jurnalis desamerdeka, saat ini menjabat sekretaris parade Nusantara DPD kabupaten Bekasi


















[…] pada Senin (2/6/2025), memicu gelombang kepedulian dari berbagai pihak. Setelah inisiatif dari pemerintah desa dan bhabinkamtibmas, Pemerintah Kecamatan Pebayuran turut menunjukkan respons cepat terhadap […]