Bumijawa, Kabupaten Tegal [DESA MERDEKA] – Peran tenaga pendamping profesional (TPP) dalam program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa kian vital. Mereka menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kemandirian desa dari berbagai aspek, mulai dari perencanaan hingga evaluasi program. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, saat membuka rapat koordinasi TPP Kabupaten Tegal tahun 2025 di Destinasi Wisata Curug Serwiti, Desa Guci, Kamis (15/05/2025).
Menurut Bupati Ischak, perekrutan dan mobilisasi TPP yang memiliki kualifikasi serta kompetensi teknis merupakan langkah krusial untuk memastikan penggunaan dana desa berjalan sesuai regulasi dan tujuan pembangunan. “Mobilisasi tenaga pendamping profesional desa ini diharapkan mampu mengakselerasi pembangunan di desa, selain memfasilitasi desa melaksanakan agenda pengembangan ekonomi dan investasinya,” ujar Ischak. Pernyataan ini sejalan dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI Nomor 4 Tahun 2023, yang merupakan perubahan kedua atas Permendes PDTT Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pedoman Umum Pendampingan Masyarakat Desa.
Lebih lanjut, Ischak berpesan agar para pendamping desa memahami perannya dalam memberikan bimbingan teknis, memperkuat kapasitas masyarakat, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan desa. Tujuannya tak lain adalah peningkatan kualitas pembangunan desa dan percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, yang muaranya adalah kesejahteraan masyarakat desa berkeadilan sosial. “Tentu kami, Pemerintah Kabupaten Tegal juga akan melakukan pembinaan kepada bapak, ibu tenaga pendamping profesional agar fasilitasi pendampingan yang diberikan berjalan baik, efektif sesuai kebutuhan spesifik masing-masing desa,” imbuh Ischak.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tegal, Teguh Mulyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp125 juta khusus untuk operasional kegiatan dan peningkatan kapasitas TPP. “Kami berharap, melalui rapat koordinasi ini kita bisa meningkatkan kapasitas dan kualitas pendampingan TPP di masyarakat dan pemerintahan desa, baik di bidang pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat desa,” harap Teguh.
Sementara itu, Koordinator Pendamping Desa Kabupaten Tegal, Zamroni, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Tegal atas fasilitasi rakor ini. Pihaknya pun berkomitmen untuk bersinergi dalam mensukseskan program pemerintah pusat dan program kerja Bupati Tegal di desa. “Kehadiran kami bukan hanya pendampingan di pemerintah desa saja, akan tetapi kami juga berkomitmen untuk ikut serta mendukung dan mensukseskan program Bupati Tegal,” pungkas Zamroni.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.