Pebayuran, Bekasi [DESA MERDEKA] – Gelombang antusiasme mewarnai Kecamatan Pebayuran pada Minggu (11/5/2025). Ratusan warga dari berbagai pelosok desa tumpah ruah mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengembangan Ekonomi Kreatif. Acara yang diselenggarakan dengan penuh semangat ini menjadi oase pengetahuan sekaligus suntikan motivasi bagi masyarakat setempat untuk menggali dan mengembangkan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berakar pada kearifan lokal.
Kehadiran sejumlah tokoh penting semakin menambah semarak acara ini. Tampak hadir Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ahmad Marjuki, SM.MM., yang dikenal memiliki perhatian besar terhadap pemberdayaan masyarakat. Turut hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Novi Yasin, yang selama ini aktif menyuarakan dukungan bagi UMKM lokal. Lurah Kertasari, Putre Adi Wibowo, S.STP., serta Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Pebayuran, Ahmad Syarifudin, dan jajaran pengurus Karang Taruna Kecamatan Pebayuran juga turut memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta.

Dalam sambutannya yang penuh inspirasi, H. Ahmad Marjuki menyoroti urgensi pengembangan ekonomi kreatif sebagai solusi cerdas dan berkelanjutan di tengah dinamika pembangunan. Beliau menekankan bahwa keterbatasan lahan industri tidak seharusnya menjadi penghalang bagi kemajuan ekonomi masyarakat.
“Kita tidak bisa lagi hanya bertumpu pada sektor formal yang terbatas. Kekayaan potensi lokal yang kita miliki, mulai dari kerajinan tangan yang unik, kelezatan kuliner khas daerah, hingga kreativitas dalam dunia konten digital, harus kita gali dan maksimalkan. Inilah kunci untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya dengan penuh semangat.
Senada dengan pandangan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Novi Yasin, menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM memerlukan sinergi yang kuat antara para pelaku usaha dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi yang harmonis akan menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif.
“Kami di lembaga legislatif memiliki komitmen yang kuat untuk terus mendorong regulasi yang berpihak pada para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal. Kami percaya bahwa dengan dukungan kebijakan yang tepat, potensi besar yang dimiliki masyarakat Pebayuran dapat berkembang pesat dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah,” kata Novi Yasin.
Antusiasme para peserta dalam mengikuti sosialisasi ini sangatlah tinggi. Fitriani (32), seorang warga Desa Karangpatri, berbagi pengalamannya setelah mengikuti sesi edukatif tersebut. “Selama ini, kami berjualan secara tradisional tanpa banyak mengetahui strategi untuk mengembangkan usaha. Setelah mengikuti sosialisasi ini, saya jadi lebih memahami betapa pentingnya branding yang kuat dan pemanfaatan pemasaran digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” tuturnya dengan wajah berbinar.
Kegiatan Sosialisasi Pengembangan Ekonomi Kreatif ini diharapkan tidak hanya menjadi forum transfer pengetahuan yang berharga, tetapi juga menjadi katalisator bagi lahirnya para pelaku usaha kreatif baru di Kecamatan Pebayuran. Dengan adanya dorongan dan sinergi dari berbagai pihak, sektor ekonomi kreatif diyakini akan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat desa, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. Semangat untuk berkreasi dan berinovasi kini semakin membara di hati warga Pebayuran.
misru Ariyanto jurnalis desamerdeka, saat ini menjabat sekretaris parade Nusantara DPD kabupaten Bekasi


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.